TENGGARONG — Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali membuktikan diri sebagai daerah dengan perkembangan olahraga yang paling progresif di Kalimantan Timur (Kukar).
Tidak hanya sukses menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Triathlon Junior Kaltim 2025 dengan standar tinggi, tetapi juga menunjukkan kedalaman talenta atlet mudanya melalui torehan enam medali.
Kejuaraan yang berlangsung 28–29 November 2025 di Kompleks Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang itu menjadi panggung yang menegaskan dua hal sekaligus.
Kualitas Kukar sebagai tuan rumah profesional dan kematangan pembinaan atlet yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
Pada cabang olahraga yang menggabungkan renang, sepeda, dan lari tersebut, atlet-atlet muda Kukar tampil eksplosif.
Mereka mengoleksi dua emas, tiga perak, dan satu perunggu, hasil yang menempatkan Kukar sebagai salah satu kontingen paling kompetitif di ajang ini.
Dua medali emas Kukar diraih oleh Aditya Fasha di Kelas Super Sprint Triathlon Putra dan Nazwa Harita Zahra di Kelas Super Sprint Triathlon Putri.
Keduanya menunjukkan performa dominan sejak awal lomba hingga garis akhir.
Di nomor lainnya, Rayhan Alfarizi Fahlevi (Super Sprint Triathlon Putra), Dzulfan Alfiannur (Super Sprint Duathlon Putra), dan Muhammad Ageng Dwi Bagus Perkasa (Super Sprint Elite Triathlon Putra) menyumbang tiga medali perak.
Sedangkan perunggu dipersembahkan Rahel Trimmanuel dari Kelas Super Sprint Elite Triathlon Putri.
Ketua Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kukar, Dolly Normansyah, menyebut penunjukan Kukar sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan.
Ketersediaan venue yang lengkap, aman, dan sesuai standar menjadi nilai tambah.
“Kita ditunjuk sebagai tuan rumah oleh provinsi. Untuk renang menggunakan Danau Aji Imbut, lintasan sepeda mengelilingi Stadion Aji Imbut, dan larinya juga di area tersebut,” ujar Dolly.
Selain dukungan fasilitas, konsistensi pembinaan menjadi kunci meningkatnya performa atlet Kukar.
Triathlon membutuhkan ketahanan fisik, manajemen tenaga, serta teknik yang dibentuk melalui latihan yang terstruktur.
“Alhamdulillah kita disupport penuh oleh Pemkab Kukar, baik fasilitas, sarana, maupun prasarana olahraga,” tambahnya.
Dolly menjelaskan bahwa hasil resmi penetapan juara umum dari provinsi masih menunggu rilis final.
Namun capaian enam medali, ditambah keberhasilan menjadi tuan rumah yang dinilai apik, menunjukkan bahwa Kukar tidak lagi sekadar peserta, melainkan kekuatan baru triathlon Kaltim.
“Kejurprov tahun ini menjadi momentum untuk mengukur kesiapan atlet sekaligus mengokohkan Kukar sebagai daerah dengan potensi atlet triathlon paling kompetitif di Kaltim,” tegas Dolly.
Ia berharap torehan ini menjadi batu loncatan bagi atlet muda Kukar untuk tampil lebih matang dan konsisten di ajang berikutnya.
“Harapannya, Kukar bisa lebih maju, lebih jaya, dan mampu mempertahankan gelar juara umum pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” pungkasnya. (Adv)





