Respons Laporan Warga, KPHP Meratus Padamkan Karhutla 5 Hektare hingga Tuntas

Oleh redaksi

pada Selasa, 6 Oktober 2026

Suasana pemadaman Karhutla di Kelurahan Loa Ipuh (Istimewa)
Suasana pemadaman Karhutla di Kelurahan Loa Ipuh (Istimewa)

URBANKALTIM.COM, TENGGARONG – Laporan masyarakat tentang Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), langsung ditindaklanjuti Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Meratus, Selasa (6/10/2026).

Laporan diterima sekitar pukul 14.55 Wita terkait kebakaran di Jalan Triyu 2, Gang Sebedang, RT 42. Selang sekitar 20 menit, tim sudah bergerak melakukan penanggulangan di lokasi.

Brigade Pengendalian Karhutla (Brigdal Karhutla) KPHP Meratus bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Meratus dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar melakukan pemadaman mulai pukul 15.15 Wita.

Baca juga  Subsidi Energi Dipangkas, Pemkab Kukar Waspadai Efek Domino hingga Kemiskinan

Kebakaran diperkirakan melanda sekitar 5 hektare lahan dengan kondisi medan datar hingga berbukit.

Vegetasi berupa pepohonan dan semak belukar membuat api harus segera dikendalikan agar tidak semakin meluas.

Penanganan berlangsung hingga pukul 19.45 Wita. KPHP Meratus mengerahkan satu unit mobil slip on, sementara BPBD menurunkan satu unit truk tangki untuk mendukung suplai air.

“Tim juga menggunakan 10 roll selang, dua mesin pompa jinjing dan penampung air selama proses pemadaman,”Sebut Ketua Tim KPHP Meratus, Fajeriansyah.

Baca juga  Dalami Motif Penikaman di Balikpapan Utara, Polisi Amankan Satu Orang Terduga Pelaku

Namun, upaya pemadaman tidak berlangsung mudah. Fajeriansyah mengatakan sumber air terdekat di sekitar lokasi dalam kondisi kering sehingga kebutuhan air harus disuplai dari luar kawasan.

Kondisi angin yang cukup kencang juga menjadi kendala lain. Tiupan angin membuat titik api berpotensi meluas sehingga petugas harus terus melakukan pengendalian di area yang terbakar.

“Meski menghadapi keterbatasan sumber air dan kondisi angin, tim gabungan akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya,” lanjut Fajeriansyah.

Berdasarkan laporan UPTD KPHP Meratus, lokasi kebakaran berada di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL). Pemilik lahan hingga proses penanganan selesai belum diketahui.

Baca juga  Kasat Resnarkoba Polres Kukar Terjerat Dugaan Penyalahgunaan Narkoba Liquid

Fajeriansyah memastikan penanganan dilakukan sampai api benar-benar padam.

Respons terhadap laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran berkembang lebih luas, terutama ketika kondisi lapangan didukung angin kencang dan minimnya sumber air.

Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan sekitar 5 hektare lahan. Setelah seluruh titik api berhasil dipadamkan, tim melakukan penanganan akhir untuk memastikan tidak ada api yang kembali menyala. (UK)

Bagikan: