URBANKALTIM.COM, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda terus melanjutkan tren positif di awal putaran kedua dengan berhasil menundukkan perlawanan tim tamu PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1 dalam lanjutan pekan ke-19 BRI Super League yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (1/2/2026).
Laga yang berlangsung ketat hingga menit akhir ini berakhir dengan kemenangan Borneo FC Samarinda lewat dua gol yang dicetak oleh dua bomber anyar Pesut Etam, Kaio Nunes pada menit ke-29 dan Koldo Obieta pada menit ke-92.
Bertindak sebagai tuan rumah, Pesut Etam mencoba mengambil inisiatif serangan lewat Marcos Astina pada menit ke-16, namun sepakan pemain tersebut masih membentur tiang. Tandukan pemain PSIM, Andy Setyo, lewat skema sepak pojok juga membentur tiang pada menit ke-24.
Borneo FC bisa mencetak gol pada menit ke-29. Lewat situasi sepak pojok, Kaio Nunes berhasil mencetak gol. Gol itu sempat dicek dengan VAR karena ada dugaan pelanggaran yang dilakukan Mariano Peralta terhadap Riyatno Abiyoso.
Setelah melakukan pengecekan, wasit mengesahkan gol Kaio Nunes dan mengubah skor menjadi 1-0. Gol ini merupakan gol perdana winger anyar Pesut Etam asal Brasil tersebut setelah didatangkan pada awal putaran kedua.
Pada awal babak kedua, PSIM memiliki peluang menyamakan kedudukan lewat sepakan keras Nermin Haljeta dari jarak dekat. Namun, upaya tersebut masih dapat digagalkan oleh kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata.
PSIM mendapat penalti pada menit ke-81 setelah Ghulam Fatkur dijatuhkan oleh pemain Borneo FC, Dika Kuswardani, di dalam kotak penalti.
Ze Valente yang bertindak sebagai algojo sukses memperdaya Nadeo Argawinata dan menjaringkan bola ke gawang, sekaligus mengubah skor menjadi 1-1.
Borneo FC nyaris mencetak gol pada menit ke-90. Tendangan bomber anyar Pesut Etam yang dimasukkan pada babak kedua, Koldo Obieta, masih membentur tiang gawang.
Borneo FC akhirnya kembali mengungguli tamunya pada menit ke-92. Umpan silang Caxambu diselesaikan dengan baik oleh Koldo Obieta menjadi gol. Gol ini juga merupakan gol perdana bomber asal Spanyol tersebut setelah didatangkan Borneo FC pada transfer paruh musim.
Pada menit terakhir, Borneo FC mendapat peluang lewat tendangan bebas. Namun, eksekusi Mariano Peralta masih membentur pagar hidup. Tak lama kemudian, laga pun selesai.
Dengan tambahan tiga poin ini, Pesut Etam terus menempel ketat pemuncak klasemen sementara BRI Super League, Persib Bandung, dengan selisih satu poin. Borneo FC kini mengoleksi 43 poin, tepat satu tingkat di bawah Maung Bandung yang mengoleksi 44 poin. Sementara itu, PSIM berada di posisi ketujuh dengan torehan 30 poin. (UK)





