URBANKALTIM.COM – Iran terancam mundur dari ajang Piala Dunia 2026. Keputusan itu bergantung pada respons FIFA terkait permintaan pemindahan lokasi pertandingan dari Amerika Serikat ke Meksiko.
Pemerintah Iran melalui Menteri Olahraga, Ahmad Donyamali menegaskan, hingga kini belum ada jawaban resmi dari FIFA atas permintaan tersebut.
Permintaan pemindahan venue diajukan Federasi Sepak Bola Iran menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Iran menilai faktor keamanan menjadi pertimbangan utama.
Donyamali menyebut, pihaknya masih menunggu kepastian dari FIFA. Ia menegaskan keputusan akhir soal keikutsertaan timnas berada di tangan pemerintah.
“Permintaan kami kepada FIFA untuk memindahkan pertandingan Iran dari AS ke Meksiko masih berlaku,” ujar Donyamali, Rabu (8/4/2026).
Ia menambahkan, tim nasional tetap dipersiapkan seperti biasa. Namun keputusan final belum ditetapkan.
Iran dijadwalkan menjalani seluruh laga fase grup di Amerika Serikat. Mereka akan menghadapi Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles, serta Mesir di Seattle.
Namun, Donyamali meragukan timnya akan tampil di AS dalam situasi saat ini. Ia menilai jaminan keamanan menjadi faktor krusial.
“Dengan situasi sekarang ini, kemungkinan partisipasi Iran di Piala Dunia AS sangat rendah,” kata dia.
Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino sempat memastikan Iran tetap bermain sesuai jadwal. Meski begitu, hingga kini belum ada pernyataan lanjutan dari FIFA terkait permintaan tersebut.
“Jika FIFA dapat memberikan jaminan keamanan, pemerintah Iran siap mengambil keputusan,” ujar dia. (UK)




