Kukar Targetkan 20 Kecamatan Punya Industri Khas, DPMD Mulai dari Kembang Janggut

Oleh redaksi

pada Kamis, 8 Oktober 2026

Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto (Istimewa)

URBANKALTIM.COM, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan pengembangan industri unggulan di 20 kecamatan melalui konsep One District One Industry.

Kecamatan Kembang Janggut menjadi wilayah pertama yang mulai menerapkan skema tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.

Program ini dikembangkan dari konsep One Village One Product (OVOP) yang mendorong setiap desa memiliki produk unggulan.

Melalui skema One District One Industry, pengembangan tersebut diperluas ke tingkat kecamatan dengan mendorong terbentuknya industri yang sesuai dengan karakter dan sumber daya masing-masing wilayah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengatakan pelaksanaan program membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan dan desa, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), badan usaha milik desa (BUMDes), koperasi hingga perusahaan di sekitar wilayah.

Baca juga  Anggaran Stunting Desa Kukar Tak Cukup Dicantumkan, DPMD Soroti Pelaksanaan di Lapangan

“Pak Bupati kan selalu menyampaikan ada program One Village One Product. Jadi ini disambut oleh teman-teman kecamatan, ada One District One Industry, setiap kecamatan ada satu industri. Nah, ini pertama kali dilakukan di Kecamatan Kembang Janggut,” kata Arianto, Kamis (8/10/2026).

Pemilihan Kembang Janggut sebagai wilayah awal menjadi langkah untuk mendorong pengembangan industri yang bertumpu pada potensi lokal.

Melalui konsep ini, setiap kecamatan diharapkan mampu membangun kekuatan ekonomi yang memiliki ciri khas dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

DPMD Kukar tidak hanya mendorong pemerintah kecamatan menentukan industri unggulan, tetapi juga menghubungkannya dengan potensi usaha yang telah tumbuh di desa-desa.

Produk masyarakat yang selama ini dipasarkan dalam skala terbatas diharapkan memiliki peluang untuk dikembangkan lebih jauh melalui dukungan kelembagaan dan kerja sama antarpelaku ekonomi.

Baca juga  Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Gerbang Ekonomi Desa Kukar ke Pasar Global

“Kami bagaimana mendorong pemerintah desa di setiap desa itu bersama dengan UMKM yang mereka miliki, BUMDes yang mereka miliki, itu memiliki produk-produk unggulan mereka yang nanti kita bisa sama-sama dorong untuk bisa menjadi unggulan,” jelasnya.

Keterlibatan BUMDes dan UMKM menjadi penting agar pengembangan industri tidak hanya berhenti pada penetapan produk unggulan.

Dukungan pemerintah desa, koperasi, dan pihak swasta juga diharapkan dapat memperkuat pengelolaan usaha serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

Setelah dimulai di Kembang Janggut, konsep One District One Industry direncanakan diperluas ke kecamatan lain di Kukar.

Pengembangannya akan menyesuaikan potensi sumber daya, produk masyarakat, kemampuan pelaku UMKM, serta karakter ekonomi masing-masing wilayah.

Dengan pendekatan tersebut, industri unggulan di satu kecamatan tidak harus sama dengan kecamatan lainnya.

Baca juga  Bawa Nama Kukar ke Pentas Dunia, Devan Siap Duel Kontra Jordan Boy

Perbedaan potensi justru menjadi dasar untuk membangun produk dan industri yang memiliki daya saing sesuai kondisi setempat.

Program ini ditargetkan menjangkau 20 kecamatan, 193 desa, dan 44 kelurahan di Kukar.

Cakupan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan industri lokal diarahkan agar tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu.

Namun, keberhasilan program akan bergantung pada kemampuan setiap wilayah mengidentifikasi potensi yang layak dikembangkan, membangun kerja sama antarpelaku usaha, serta menjaga keberlanjutan produksi dan pemasaran.

Arianto menegaskan, penerapan konsep tersebut akan dilanjutkan ke wilayah lainnya agar semakin banyak desa dan kecamatan memiliki produk unggulan yang dapat dikembangkan bersama.

“Nanti akan dilaksanakan di desa-desa lain juga. Itu nanti akan dilaksanakan di 20 kecamatan dan 193 desa dengan 44 kelurahan, kita akan dorong,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan: