Pupuk Kaltim Open 2026 Diikuti 673 Atlet dari 15 Provinsi

Oleh redaksi

pada Jumat, 21 Agustus 2026

Urban Kaltim – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menggelar Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Pupuk Kaltim Open 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pembinaan olahraga nasional secara berkelanjutan.

Turnamen resmi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tersebut berlangsung di GOR Pupuk Kaltim, Kota Bontang, pada 13–18 Juli 2026.

Ketua Pelaksana Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026, Azwar Janur, mengatakan kejuaraan tahun ini diikuti 673 atlet dari 89 klub yang berasal dari 15 provinsi di Indonesia.

Para atlet bertanding dalam sejumlah kelompok usia, mulai dari usia dini, anak-anak, pemula, remaja hingga taruna. Selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga berkesempatan mengumpulkan poin peringkat nasional sebagai bagian dari kalender resmi Sirnas PBSI.

“Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 menjadi bagian dari komitmen Pupuk Kaltim mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui olahraga, sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan atlet usia muda agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Azwar.

Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim, Mohamad Agung, mengatakan penyelenggaraan Sirnas C Pupuk Kaltim Open merupakan bagian dari upaya perusahaan menciptakan ruang bagi atlet-atlet muda untuk berkembang melalui kompetisi yang sehat, kompetitif, dan profesional.

Baca juga  Festival Etam Begenjoh 2025: Mahasiswa Kukar Jadi Duta Budaya di Yogyakarta dan Malang

Menurutnya, berbagai prestasi yang ditorehkan atlet bulutangkis Indonesia di tingkat dunia menjadi bukti kuatnya tradisi pembinaan olahraga tersebut. Namun, prestasi itu perlu terus dijaga melalui kompetisi yang berkualitas dan berkesinambungan.

“Makanya Pupuk Kaltim berkolaborasi bersama PBSI dalam penyelenggaraan Sirnas C untuk jangka waktu dua tahun. Kami percaya, pengembangan kapasitas generasi muda merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa,” kata Agung.

Ia menambahkan, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara dan poin peringkat nasional. Lebih dari itu, Sirnas menjadi ruang pembelajaran bagi atlet untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, serta menanamkan nilai sportivitas dan disiplin.

“Melalui Sirnas C Pupuk Kaltim Open, kami berharap lahir bibit-bibit atlet potensial yang suatu saat mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” ujarnya.

Mewakili PBSI Pusat, Sekretaris Umum Pengprov PBSI Kalimantan Timur, Risa Fahrizal, menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Pupuk Kaltim dalam mendukung pembinaan bulutangkis nasional.

Baca juga  Pemkab Kukar Teliti Rencana Alih Kelola Pelabuhan, Pastikan Layak dan Berdaya Guna

Menurutnya, Pupuk Kaltim memiliki peran penting dalam perkembangan penyelenggaraan Sirnas di Kalimantan Timur. Sirnas C yang digelar Pupuk Kaltim pada 2025 menjadi salah satu tonggak awal berkembangnya kejuaraan tersebut di Bumi Etam.

Pada 2026, jumlah seri Sirnas yang digelar di Kalimantan Timur meningkat menjadi lima seri, terdiri dari empat seri Sirnas C dan satu seri Sirnas B.

“Tahun ini sudah ada lima seri Sirnas di Kalimantan Timur. Cikal bakalnya berawal dari Pupuk Kaltim. Untuk itu, kami berharap Sirnas C ini dapat terus diselenggarakan oleh perusahaan pada tahun-tahun mendatang,” ujar Risa.

Ia menilai semakin banyaknya turnamen Sirnas di Kaltim juga sejalan dengan upaya Pengprov PBSI Kaltim mendorong pengembangan sport tourism di daerah.

Penyelenggaraan turnamen nasional secara rutin dinilai tidak hanya memberikan dampak terhadap pembinaan atlet, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkenalkan daerah kepada masyarakat dari luar Kalimantan.

“Semakin banyak turnamen nasional digelar di Kaltim, semakin sering pula masyarakat luar Kalimantan datang berkunjung dan mengenal daerah kita. Hal ini yang terus kami dorong secara kontinu sebagai nilai tambah bagi pembangunan daerah,” jelas Risa.

Baca juga  Dispora Kukar Dorong Pemuda Lebih Berani Ambil Peran dalam Pembangunan

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengapresiasi komitmen Pupuk Kaltim dalam mendukung pembinaan atlet bulutangkis berbakat di Indonesia.

Menurutnya, penyelenggaraan Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 juga menunjukkan semakin besarnya kepercayaan terhadap Kota Bontang sebagai tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga berskala nasional.

Agus mengatakan Pemerintah Kota Bontang memandang olahraga sebagai bagian dari investasi pembangunan manusia. Hal tersebut sejalan dengan visi Bontang sebagai kota industri dan jasa yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan dengan sumber daya manusia yang berdaya saing.

“Untuk itu, kami berharap dari GOR Pupuk Kaltim ini akan lahir atlet muda untuk membawa Merah Putih di panggung dunia. Sebab, setiap atlet hebat selalu memulai perjalanannya dari sebuah kesempatan. Dan hari ini, kesempatan itu dimulai,” tutur Agus Haris.

Bagikan: