Karang Taruna Kaltim Pastikan Relawan Karhutla Paser Tak Berjuang Sendirian

Oleh redaksi

pada Minggu, 4 Oktober 2026

Suasana penyaluran bantuan dan pelaksanaan cek kesehatan bagi relawan Karhutla (Urbankaltim)
Suasana penyaluran bantuan dan pelaksanaan cek kesehatan bagi relawan Karhutla (Urbankaltim)

URBANKALTIM.COM, PASER – Berada di tengah ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) membuat relawan di Kabupaten Paser tak hanya membutuhkan peralatan dan dukungan operasional.

Kondisi fisik mereka juga perlu mendapat perhatian setelah berulang kali turun ke lapangan.

Hal itu menjadi perhatian Pengurus Provinsi Karang Taruna Kalimantan Timur (Kaltim).

Organisasi kepemudaan tersebut turun langsung ke Paser dengan membawa bantuan sekaligus memberikan pemeriksaan kesehatan bagi para relawan yang terlibat dalam penanganan Karhutla.

Kehadiran Karang Taruna Kaltim menjadi bentuk dukungan kepada para relawan yang selama ini bekerja di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah.

Wakil Ketua X Pengurus Provinsi Karang Taruna Kaltim, Nasrullah, mengatakan aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Pengurus Nasional Karang Taruna agar organisasi tidak hanya hadir dalam kegiatan sosial, tetapi benar-benar berada di tengah masyarakat ketika dibutuhkan.

Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada para relawan yang tetap menjalankan tugas kemanusiaan dalam penanganan Karhutla di Paser.

Baca juga  Penertiban Kawasan Bukit Soeharto Ditunda, Pemkab Kukar Pastikan Pedagang Tetap Jualan

“Pertama-tama, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh relawan yang telah menunjukkan dedikasi, semangat, dan kepedulian dalam menjalankan tugas kemanusiaan, khususnya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Paser,” jelas Nasrul, Minggu (4/10/2026).

Menurut Nasrul, bantuan yang diberikan bukan semata soal dukungan materi.

Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting karena para relawan merupakan kelompok yang langsung berhadapan dengan kondisi lapangan saat penanganan Karhutla.

Paparan asap, panas, kelelahan, hingga aktivitas fisik dalam waktu panjang menjadi risiko yang harus diperhatikan.

Karena itu, Karang Taruna Kaltim ingin memastikan aspek kesehatan dan keselamatan relawan tidak luput dari perhatian.

“Kami berharap dukungan ini dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan para relawan dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Baca juga  Predator Seksual di Ponpes Tenggarong Seberang Dituntut 15 Tahun Penjara

Nasrul menilai penanganan Karhutla membutuhkan kerja bersama.

Pemerintah daerah, BPBD, relawan, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat memiliki peran masing-masing yang dapat saling menguatkan ketika ancaman kebakaran terjadi.

Bagi Karang Taruna Kaltim, keterlibatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kembali peran organisasi di tengah persoalan sosial dan kemanusiaan di daerah.

Dukungan itu mendapat respons positif dari Koordinator Lapangan BPBD Paser, Agus Purwoko.

Agus mengatakan keberadaan tambahan dukungan dari unsur relawan menjadi hal yang penting bagi Kabupaten Paser.

Ia berharap ke depan relawan Karang Taruna tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga dapat terlibat langsung bersama tim yang menangani Karhutla di lapangan.

“Terima kasih banyak atas support-nya. Memang untuk wilayah Kabupaten Paser sangat memerlukan dukungan. Harapan ke depannya kita bisa sama-sama, relawan Karang Taruna bisa bergabung dengan tim Karhutla di Kabupaten Paser,” ujar Agus.

Baca juga  Selat Hormuz Kembali Ditutup, Iran Sebut AS Langgar Kesepakatan

Menurut Agus, kolaborasi antarelemen akan membuat penanganan Karhutla lebih kuat.

Terlebih, ancaman kebakaran tidak dapat ditangani hanya oleh satu institusi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Nasional Karang Taruna, termasuk G. Budisatrio Djiwandono, yang turut memberikan dukungan bagi para relawan.

“Untuk teman-teman di Kabupaten Paser terkait Karhutla tahun 2026, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih banyak atas support dan bantuannya. Mudah-mudahan ke depannya kita tetap dalam perlindungan Allah SWT,” katanya.

Nasrul menegaskan, Karang Taruna Kaltim ingin memastikan kehadiran organisasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau penyerahan bantuan.

Menurutnya, keberadaan Karang Taruna harus bisa diterjemahkan dalam aksi nyata, terutama ketika masyarakat dan para relawan menghadapi situasi yang membutuhkan dukungan bersama.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan semakin memperkuat semangat kita untuk terus bersatu, bergerak, dan berdampak bagi masyarakat,” pungkasnya. (UK)

Bagikan: