URBANKALTIM.CO, TENGGARONG – Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kutai Kartanegara (Kukar) 2026 diikuti lebih dari 150 peserta dari tujuh hingga delapan kecamatan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar berharap kegiatan yang menggabungkan kompetisi olahraga, seni, dan interaksi sosial ini dapat berlanjut menjadi agenda tahunan.
PORSENI yang dibuka di Gedung PBSI Kukar pada Sabtu (10/10/26) tersebut berlangsung hingga 17 Oktober 2026.
Sejumlah cabang dipertandingkan untuk memberikan ruang bagi generasi muda mengembangkan bakat sekaligus mempererat hubungan antarpeserta dari berbagai wilayah.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan pelaksanaan tahun ini menjadi PORSENI GAMKI perdana di tingkat kabupaten.
Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut sehingga pembinaan pemuda melalui olahraga dan seni memiliki wadah yang berkesinambungan.
“Ini merupakan komitmen Bupati bahwa pemerintah daerah akan mendukung kegiatan seperti ini. Harapannya, PORSENI GAMKI bisa menjadi agenda rutin tahunan di Kukar,” ungkapnya.
PORSENI GAMKI Kukar 2026 melibatkan pemuda dari sejumlah kecamatan, di antaranya Kota Bangun, Kembang Janggut, Kenohan, Tenggarong, Muara Badak, Tenggarong Seberang, dan Tabang.
Keterlibatan peserta dari berbagai wilayah menjadi salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Selain memberi kesempatan untuk berkompetisi, pertemuan lintas kecamatan juga membuka ruang bagi pemuda untuk membangun komunikasi dan memperluas jejaring sosial.
Pada pelaksanaan tahun ini, panitia menghadirkan sejumlah cabang, meliputi futsal, bola voli, bulu tangkis, Mobile Legends, dan menyanyi solo.
Ragam perlombaan itu dirancang untuk mengakomodasi minat peserta, baik di bidang olahraga maupun seni.
Aji Ali menilai kegiatan kepemudaan seperti PORSENI membutuhkan dukungan berbagai pihak agar dapat menjangkau lebih banyak peserta.
Organisasi kepemudaan dan masyarakat dinilai memiliki peran dalam memperluas ruang pembinaan generasi muda di daerah.
Dengan adanya kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai kecamatan, pemerintah daerah berharap kesempatan pengembangan bakat tidak hanya terpusat di wilayah tertentu.
Keberlanjutan kegiatan juga diharapkan dapat memberi ruang bagi lebih banyak pemuda untuk memperoleh pengalaman berkompetisi.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan olahraga dan seni dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, menjaga kesehatan, serta membangun kreativitas.
Menurutnya, kedua bidang tersebut memiliki kaitan dengan pembangunan sumber daya manusia dan sejalan dengan program dedikasi Kukar Idaman Terbaik, khususnya Kukar Sehat dan Kukar Berbudaya.
“Olahraga dan seni adalah dua pilar pembangunan manusia yang tidak bisa dipisahkan. Tubuh yang sehat dan jiwa yang kreatif merupakan modal utama generasi muda untuk membangun Kukar,” ujarnya.
Aulia juga mengapresiasi DPC GAMKI Kukar, panitia, dan seluruh peserta yang terlibat.
Ia berharap PORSENI tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan.
Rangkaian kegiatan turut diisi aksi sosial berupa donor darah.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan pemuda dalam aktivitas yang memberi manfaat bagi masyarakat di luar arena perlombaan.
Aulia juga mendorong pemuda GAMKI mengambil bagian dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kukar.
Menurutnya, perbedaan latar belakang perlu menjadi dasar untuk memperkuat persatuan dan membangun daerah bersama-sama.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Pembina GAMKI Kukar, Yulianus Henock Sumual.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dari beragam latar belakang agama dapat terus diperkuat.
Melalui penyelenggaraan PORSENI, pemuda Kukar diharapkan memiliki ruang yang lebih luas untuk mengembangkan bakat, membangun solidaritas lintas wilayah, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah. (Adv)





