TENGGARONG — Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar pada Senin (10/11/2025). Lebih dari 200 pelajar muda berdiri tegap mengenakan seragam kontingen, siap mengibarkan nama Kutai Kartanegara (Kukar) dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII Kalimantan Timur (Kaltim) 2025.
Para atlet pelajar ini bukan hanya membawa perlengkapan tanding, tetapi juga membawa mimpi, kerja keras, serta tanggung jawab membanggakan daerah di hadapan kabupaten/kota se-Kaltim.
Pelepasan kontingen dilakukan secara resmi oleh Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, yang hadir mewakili Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.
Dalam sambutan yang dibacakan Ahyani, Bupati Kukar menegaskan bahwa keikutsertaan pelajar dalam Popda adalah bagian dari misi besar Kukar Idaman Terbaik, khususnya misi keempat yaitu pengembangan pendidikan karakter.
Ajang ini bukan hanya soal medali, tetapi juga tentang melatih mental, sportivitas, dan daya juang generasi muda. “Harapan kami, paling tidak nanti ada prestasi yang bisa diraih, walaupun persaingan antar kabupaten/kota cukup ketat. Yang penting mereka bisa tampil maksimal dengan mental dan fisik yang sehat,” ujar Ahyani.
Bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, Popda adalah ruang pembentukan karakter, tempat pelajar belajar menghadapi tekanan, persaingan, dan kerja sama tim sebagai nilai-nilai yang akan mereka bawa sepanjang hidup.
Ahyani memastikan bahwa pemerintah daerah berada di belakang para atlet, termasuk memastikan hak dan fasilitas mereka terpenuhi. Salah satunya adalah soal uang saku atlet, yang disebutnya segera diproses agar cair tepat waktu.
“Kami sudah koordinasikan dengan BPKAD agar prosesnya bisa dipercepat,” ucapnya.
Terkait bonus bagi atlet berprestasi, pemerintah belum menetapkan besaran resmi karena hal itu masih menunggu pembahasan lanjutan oleh Dispora Kukar. Namun semangat penghargaan bagi atlet tentu menjadi komitmen berkelanjutan.
Tahun ini, Popda XVII digelar di beberapa kabupaten/kota, termasuk Penajam Paser Utara (PPU) yang menjadi salah satu tuan rumah. Pelajar Kukar akan turun di berbagai cabang olahraga, dari atletik hingga bela diri, dari permainan beregu hingga cabang teknik.
Pemkab Kukar berharap Popda 2025 menjadi titik awal semakin kuatnya prestasi pelajar daerah, serta menjadi pengalaman berharga untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
Ajang ini juga menjadi pembuktian bahwa generasi muda Kukar tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga berkarakter, disiplin, dan mampu menampilkan yang terbaik di level provinsi maupun nasional. (Adv)





