Kepramukaan Jadi Prioritas, Dispora Kukar Dorong SD–SMA Aktifkan Gugus Depan

Oleh redaksi

pada Senin, 3 November 2025

Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Nopan Solihin (Istimewa)

TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menempatkan kegiatan kepramukaan sebagai salah satu pilar penting dalam pendidikan karakter generasi muda. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pemkab Kukar menegaskan bahwa gerakan Pramuka di sekolah harus tetap aktif sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan dan kepemimpinan siswa sejak dini.

Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Nopan Solihin, menuturkan bahwa pihaknya tengah fokus memastikan seluruh Gugus Depan (Gudep) baik di SD, SMP, maupun SMA dapat menjalankan kegiatan Pramuka secara optimal. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai pada Kamis (1/5/2025).

Baca juga  Kedang Ipil Kembangkan Wisata Budaya, Festival Nutuk Beham Didorong Jadi Agenda Pariwisata Andalan Kukar

“Harapan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, melalui Dispora, agar kegiatan kepramukaan di gugus depan tetap aktif. Gugus depan ini ada di tingkat SD, SMP, dan SMA,” ujarnya.

Dispora Kukar mencatat bahwa pembinaan Pramuka di SD dan SMP dapat berjalan lebih efektif karena berada dalam lingkup kewenangan Pemkab. Dengan begitu, koordinasi dan pendampingan terhadap sekolah-sekolah di dua jenjang ini bisa dilakukan secara lebih intensif.

Baca juga  Pengadaan Tanah Puskesmas Dipercepat, Kutim Prioritaskan Layanan Kesehatan Kawasan Padat Penduduk

Namun, tantangan berbeda muncul di tingkat SMA/SLTA yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Meski demikian, Nopan menegaskan bahwa semangat untuk menghidupkan kegiatan Pramuka tak boleh berkurang.

“Meski berbeda koordinasi, kami tetap berharap kegiatan Pramuka tetap berjalan aktif di semua tingkatan,” tegasnya.

Lebih jauh, Nopan menekankan bahwa kepramukaan tidak hanya sebatas kegiatan ekstrakurikuler wajib, tetapi juga instrumen pembinaan karakter yang sangat relevan untuk generasi muda Kukar. Melalui kegiatan Pramuka, siswa dilatih mandiri, tangguh, bekerja sama, serta memiliki kepedulian sosial.

Baca juga  Dongkrak Pertumbuhan UMKM, Tenggarong Seberang Targetkan Pasar Modern dan Wisatawan

Untuk mendukung pembinaan yang berkualitas, Nopan turut menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas pembina Pramuka. Ia mendorong para pembina yang belum memiliki kompetensi formal untuk mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML).

“Pembina yang kompeten akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pembinaan di gugus depan,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan: