Capai Target 100 Persen, Klinik WPM Kukar Jadi Mesin Pencetak Wirausaha Muda

Oleh redaksi

pada Selasa, 18 November 2025

Klinik WPM Kukar (Istimewa)

TENGGARONG — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menunjukkan konsistensi dalam mendorong lahirnya wirausaha muda. Program unggulan Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) mencatat capaian 100 persen pada tahun 2025, mempertegas posisinya sebagai wadah pembinaan wirausaha paling aktif di Kukar.

Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan ini. Seluruh rangkaian pelatihan dan kegiatan pendukung berjalan sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah, target capaian kami tahun ini mencapai 100 persen. Program Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri sudah terlaksana sepenuhnya,” ujarnya Selasa (18/11/2025).

Baca juga  Wisata Kota Bangun Jadi Motor Ekonomi, UMKM Lokal Ambil Peran Penting

Antusiasme peserta disebut menjadi pendorong utama keberhasilan pelaksanaan program. Sepanjang 2025, tidak kurang dari 250 peserta mengikuti pelatihan peningkatan usaha, kewirausahaan, digital marketing, hingga pelatihan tematik sesuai kebutuhan pelaku usaha muda.

Program ini dirancang agar setiap peserta dapat langsung menerapkan keterampilan baru dalam usaha mereka. Tidak hanya pelatihan inti, Dispora Kukar juga memperluas pembinaan melalui sesi sharing usaha di berbagai kecamatan yang mendorong kolaborasi dan jejaring antarpelaku usaha.

Baca juga  Dapur Pelangi Jadi Percontohan UMKM Binaan Diskop UKM Kukar, Fokus pada Manajemen Usaha

Dery menyebut bahwa peserta Klinik WPM berasal dari beragam sektor, namun sektor kuliner masih menjadi yang paling mendominasi. “Jika dipersentasekan, sekitar 50 persen peserta berasal dari sektor kuliner,” jelasnya.

Sejak pertama kali digelar pada 2020, Klinik WPM telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 2.000 peserta. Angka ini menunjukkan tingginya minat pemuda Kukar untuk mengembangkan usaha secara mandiri dan kuatnya dampak program bagi ekosistem ekonomi lokal.

Keikutsertaan yang terus meningkat setiap tahun menggambarkan bahwa dunia usaha kini menjadi salah satu pilihan utama generasi muda Kukar. Program WPM menjadi ruang pembinaan yang memadukan pengetahuan praktis, jejaring bisnis, dan pendampingan langsung sesuai kebutuhan lapangan.

Baca juga  Dukung Kelancaran PSU Kukar, RSUD AM Parikesit Laksanakan Rikes Calon Bupati

Dispora Kukar berharap keberhasilan tahun ini semakin memperkuat kemandirian ekonomi pemuda sekaligus menjadi pondasi pembentukan generasi yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing.

“Melalui program berkelanjutan seperti Klinik WPM, pemerintah daerah berupaya mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing, sehingga mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya. (Adv)

Bagikan: