TENGGARONG — Turnamen Futsal KNPI Kukar 2025 yang ditutup Sabtu (22/11/2025) tidak hanya menjadi perhelatan olahraga terbesar dalam tiga tahun terakhir, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi kreatif di Kutai Kartanegara (Kukar). Hal ini disampaikan Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan event tersebut.
Dery menilai inisiatif KNPI Kukar di bawah pimpinan Rian Tri Saputra berhasil menghadirkan turnamen yang memadukan semangat kompetisi, kreativitas pemuda, dan peluang ekonomi bagi masyarakat. Event ini bahkan disebutnya sebagai kegiatan futsal terbesar selama tiga tahun terakhir.
“Kami sangat mengapresiasi ide dan inisiasi dari KNPI Kukar, event olahraga seperti ini mampu menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.
Menurut Dery, lonjakan peserta, kualitas kompetisi, dan antusiasme penonton merupakan bukti bahwa olahraga futsal semakin diminati generasi muda. Klub-klub yang berpartisipasi pun menunjukkan ragam kreativitas, mulai dari jersey, branding tim, hingga gaya bermain.
“Selama saya bertugas di Dispora Kukar, turnamen futsal ini adalah yang terbesar dalam tiga tahun terakhir. Minat anak muda terhadap olahraga terus berkembang,” ungkapnya.
Di sisi lain, penyelenggaraan turnamen membuka peluang besar bagi pelaku usaha lokal. UMKM kuliner, vendor perlengkapan olahraga, pembuat jersey custom, hingga komunitas kriya mendapatkan peningkatan pesanan selama kegiatan berlangsung.
“Pelaku industri kreatif ikut bergerak. Banyak klub memesan jersey baru, pelaku kuliner juga mendapatkan ruang usaha. Alhamdulillah kegiatan ini berdampak positif bagi masyarakat Kukar,” tambahnya.
Melihat dampak positif yang tercipta, Dispora Kukar berkomitmen mendorong turnamen futsal KNPI menjadi agenda tahunan resmi. Dery menargetkan penyelenggaraan tahun depan menghadirkan skala yang lebih besar dan lebih profesional.
“Kami sangat mengupayakan agar kegiatan ini menjadi agenda tahunan… Pada 2026, kegiatan ini harus tetap dilaksanakan,” tegasnya.
Dispora Kukar berharap turnamen ini dapat terus berkembang sebagai gerakan kolaboratif yang memperkuat ekosistem kepemudaan, industri kreatif, serta pembinaan olahraga di Kukar. (Adv)





