Ledakan di Fasilitas PBB Lebanon Lukai 3 Pasukan RI, UNIFIL Ingatkan Eskalasi Konflik

Oleh redaksi

pada Minggu, 5 April 2026

Ledakan di Lebanon Selatan (Istimewa)

URBANKALTIM.COM, LEBANON – Ledakan di fasilitas PBB di Lebanon Selatan melukai tiga personel pasukan perdamaian Indonesia. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di wilayah tersebut.

Peristiwa itu terjadi di dekat El Adeisse pada Jumat (3/4/26). Ketiga korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel, menyebut situasi di wilayah operasi semakin berbahaya dalam beberapa hari terakhir. Ia menegaskan pekan ini menjadi masa sulit bagi pasukan penjaga perdamaian.

Baca juga  Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Lebanon Selama 10 Hari

“Sore ini, sebuah ledakan di fasilitas PBB di dekat El Adeisse melukai tiga penjaga perdamaian,” kata Ardiel dalam pernyataan yang disampaikan Pusat Informasi PBB di Indonesia (UNIC), Sabtu (4/4/26).

Dua dari tiga korban dilaporkan mengalami luka serius. Namun hingga kini, asal-usul ledakan tersebut belum dapat dipastikan.

“Kami belum mengetahui asal-usul ledakan tersebut,” ujar Ardiel.

Baca juga  Gencatan Senjata 45 Hari Jadi Kunci Damai Iran-AS, Selat Hormuz Siap Dibuka

UNIFIL juga mengingatkan semua pihak agar menghindari aktivitas tempur di sekitar area operasi. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga keselamatan personel penjaga perdamaian di lapangan.

Insiden ini menambah daftar panjang korban dari kontingen Indonesia dalam misi UNIFIL. Sebelumnya, Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat tembakan artileri di wilayah Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3/26).

Baca juga  Gencatan Senjata AS-Iran Meluas Jadi Tuntutan Global, Israel Didesak Hentikan Serangan ke Lebanon

Sehari setelahnya, dua personel lainnya, Zulmi Aditya Iskandar dan Muhammad Nur Ichwan, juga gugur dalam serangan terhadap konvoi yang mereka kawal. (UK)

Bagikan: