URBANKALTIM.COM – Fenomena artis yang meninggalkan SM Entertainment setelah sekitar satu dekade kembali menjadi sorotan. Pola ini terlihat berulang dari generasi ke generasi, memunculkan pertanyaan di kalangan penggemar.
Kasus terbaru datang dari Ten WayV yang memutuskan tidak melanjutkan kontraknya dengan SM Entertaiment. Keputusan ini menambah daftar panjang artis yang memilih berpisah setelah bertahun-tahun berkarier di bawah agensi tersebut.
Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru. Sejumlah artis SM Entertaiment dari generasi sebelumnya juga mengambil langkah serupa setelah kontrak panjang mereka berakhir.
Baekhyun EXO, Yeri dan Wendy Redvelvet hingga beberapa member lain dari grup besar pernah menjadi sorotan saat memutuskan untuk tidak sepenuhnya melanjutkan kerja sama dengan SM Entertaiment.
Bagi penggemar, pola ini terasa seperti siklus yang terus berulang. Setelah membangun karier selama bertahun-tahun, banyak artis memilih mencari arah baru di luar agensi.
Keputusan tersebut sering kali diambil setelah kontrak jangka panjang yang umumnya berlangsung sekitar 7 hingga 10 tahun berakhir.
Ada berbagai faktor yang diduga melatarbelakangi keputusan artis untuk hengkang. Salah satunya adalah keinginan untuk memiliki kendali lebih besar atas karier mereka.
Selain itu, beberapa artis juga ingin mengeksplorasi peluang di luar sistem agensi besar. Hal ini mencakup proyek solo, kolaborasi lintas label, hingga ekspansi ke industri lain.
Meski begitu, tidak semua perpisahan berujung pada putusnya hubungan sepenuhnya. Dalam beberapa kasus, artis tetap menjalin kerja sama terbatas dengan SM, terutama untuk aktivitas grup.
Pola hengkang setelah 10 tahun ini pun menjadi perbincangan luas di komunitas Kpop. Banyak yang mulai mempertanyakan apakah sistem kontrak di agensi besar seperti SM masih relevan dengan kebutuhan artis saat ini.
Meski demikian, satu hal yang tetap konsisten adalah dukungan penggemar. Apa pun keputusan yang diambil, mereka tetap mengikuti perjalanan karier idol favoritnya. (UK)





