Ratusan Mahasiswa Unikarta Turun Aksi 21 April di Kantor DPRD dan Gubernur Kaltim

Oleh redaksi

pada Selasa, 21 April 2026

Masa aksi asal Kukar yang mengikuti Aksi 21 April (Urbankaltim)

URBANKALTIM.COM, SAMARINDA – Gelombang aksi unjuk rasa di Kalimantan Timur (Kaltim) kian menguat. Ratusan mahasiswa dari Kutai Kartanegara (Kukar) turun langsung ke jalan dan mendesak DPRD Kaltim segera menemui massa aksi yang memadati kawasan Samarinda, Selasa (21/4/26).

Aksi ini menjadi bagian dari gerakan besar Aliansi Perjuangan Masyarakat (APM) Kaltim yang melibatkan elemen mahasiswa dan masyarakat dari berbagai daerah. Sejak pagi, konsentrasi massa mulai terbentuk di Islamic Center sebagai titik kumpul utama sebelum bergerak ke Kantor DPRD Kaltim.

Baca juga  Pelaku Sovenir Kutai Minta Dukungan Promosi, Omset Turun Sejak Pandemi

Koordinator mahasiswa dari Universitas Kartanegara (Unikarta), Ibnu Sayyaf Sabilul Haq, menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa Kukar bukan sekadar simbolik. Mereka datang dengan jumlah signifikan dan komitmen kuat untuk mengawal aksi hingga tuntutan dipenuhi.

Ia menyebut sedikitnya 100 mahasiswa dari Kukar diturunkan ke lokasi aksi. Mereka bergabung dengan massa lain dari Samarinda dan wilayah lain di Kaltim yang telah lebih dulu memadati titik kumpul.

Mobilisasi mahasiswa ini dilakukan secara terorganisir. Sejumlah rombongan bergerak dari kampus masing-masing sejak pagi hari menuju Islamic Center, sebelum akhirnya bergeser ke gedung DPRD Kaltim.

Baca juga  Ekowisata Sungai Hitam Tumbuh Jadi Destinasi Andalan Samboja, Bekantan Jadi Daya Tarik Utama

Tekanan terhadap DPRD Kaltim menjadi fokus utama dalam aksi ini. Massa berharap pimpinan dewan tidak hanya memantau dari dalam gedung, tetapi turun langsung menemui dan mendengar aspirasi mereka.

Ibnu menegaskan, aksi tidak akan berhenti dalam waktu singkat. Mahasiswa bahkan siap bertahan hingga sore hari untuk memastikan tuntutan mereka mendapatkan respons.

“Kita kawal sampai selesai sore nanti sampai menang, kita menurunkan 100 mahasiswa dari Kukar,” ujar Ibnu.

Baca juga  KM Dahliya F3 Karam di Muara Kaman, 52 Penumpang Selamat, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

Selain itu, ia juga menaruh harapan besar agar pimpinan DPRD Kaltim segera merespons situasi yang berkembang di lapangan. Ia menilai kehadiran langsung pimpinan dewan menjadi bentuk penghormatan terhadap suara masyarakat.

“Semoga para pimpinan di DPRD Kaltim ini bisa secepatnya menemui kita dan memenuhi tuntutan tuntutan yang kita bawah,” ungkapnya.

Aksi ini dijadwalkan tidak berhenti di DPRD Kaltim. Massa direncanakan melanjutkan pergerakan ke Kantor Gubernur Kaltim sebagai titik aksi lanjutan. (UK)

Bagikan: