URBANKALTIM.COM – Kekhawatiran menyelimuti Timnas Prancis menjelang Piala Dunia 2026. Penyerang andalan mereka, Kylian Mbappe, dilaporkan mengalami cedera saat membela Real Madrid dalam lanjutan La Liga.
Mbappe mengalami masalah pada bagian hamstring ketika menghadapi Real Betis pada Jumat (24/4/2026). Dalam laga tersebut, ia terlihat memberi sinyal ke bangku cadangan sebelum akhirnya ditarik keluar di menit akhir.
Hingga kini, tingkat keparahan cedera yang dialami Mbappe belum dapat dipastikan. Tim medis masih melakukan pemantauan untuk mengetahui kondisi sebenarnya dalam beberapa hari ke depan.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa menyebut pemainnya hanya merasakan ketidaknyamanan. Ia belum bisa memastikan apakah cedera tersebut serius atau tidak.
“Saya tidak tahu. Dia merasakan sedikit ketidaknyamanan,” ujar Arbeloa, Jumat (24/4/2026).
Ketidakpastian ini membuat berbagai pihak menunggu hasil pemeriksaan lanjutan. Kondisi Mbappe akan sangat menentukan kesiapan tim dalam waktu dekat.
Cedera ini tidak hanya menjadi masalah bagi klub, tetapi juga bagi Timnas Prancis. Mbappe merupakan salah satu pemain kunci yang diandalkan dalam berbagai turnamen besar.
Jika cedera yang dialami cukup serius, Prancis berpotensi kehilangan sosok penting menjelang Piala Dunia 2026. Situasi ini tentu menjadi perhatian besar bagi tim pelatih.
Sepanjang musim ini, Mbappe tampil impresif dengan kontribusi besar bagi Real Madrid. Ia mencetak puluhan gol dan menjadi pemain paling produktif di timnya.
Di level klub, Real Madrid juga menghadapi tantangan berat dalam beberapa pekan ke depan. Mereka dijadwalkan menjalani laga penting, termasuk pertandingan besar melawan Barcelona.
Absennya Mbappe dalam laga krusial tersebut bisa berdampak pada peluang tim dalam perburuan gelar. Terlebih, Real Madrid saat ini masih tertinggal dalam persaingan klasemen.
Situasi ini membuat kondisi Mbappe menjadi perhatian utama. Semua pihak kini menanti perkembangan terbaru dari cedera yang dialaminya.
“Kita akan melihat bagaimana perkembangannya dalam beberapa hari ke depan,” kata Arbeloa. (UK)





