TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kian serius menyiapkan generasi muda yang siap mengabdi di berbagai lini pelayanan publik dan kedinasan. Bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara mental, disiplin, dan berjiwa nasionalis.
Melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), program Bimbingan dan Latihan Generasi Tangguh serta Generasi Pengabdian (Bintang Pengabdian) kembali digulirkan sebagai salah satu “jalur pembinaan khusus” bagi pelajar yang bercita-cita masuk TNI, Polri, sekolah kedinasan, maupun profesi strategis di sektor publik.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa Bintang Pengabdian tidak sekadar kursus cepat lolos seleksi, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda.
“Melalui Bintang Pengabdian, kami ingin menumbuhkan generasi muda yang siap secara mental, fisik, dan intelektual untuk berkontribusi bagi bangsa dan daerah,” ujarnya.
Peserta akan mendapatkan paket pembinaan komprehensif, mulai dari pemahaman tahapan seleksi, penguatan kemampuan akademik, latihan fisik, pemeriksaan kesehatan, hingga pendampingan psikologis agar lebih siap menghadapi proses seleksi yang ketat.
Program ini menyasar pelajar tingkat akhir SMA/SMK sederajat di seluruh kecamatan. Dispora Kukar menyiapkan pola sosialisasi bertahap ke 20 kecamatan, termasuk kawasan Hulu Mahakam, agar pelajar di daerah terpencil memiliki akses yang sama dengan mereka yang berada di pusat kota.
Aji Ali mengakui, pada pelaksanaan tahun sebelumnya antusiasme peserta cukup tinggi, namun masih didominasi dari wilayah Tenggarong dan daerah hilir. Tahun ini, pola pembinaan diperluas agar kesempatan lebih merata.
“Langkah ini penting untuk memastikan pemerataan kesempatan dan membangun generasi muda yang berdaya saing di seluruh wilayah Kukar,” jelasnya.
Dispora Kukar juga menyesuaikan jadwal pelatihan dengan kalender seleksi resmi TNI–Polri dan sekolah kedinasan yang akan dimulai pada Januari 2026. Para peserta akan dibimbing langsung oleh alumni sekolah kedinasan dan aparat pembina lapangan yang memahami standar seleksi di tiap lembaga.
Selain mempersiapkan peserta menghadapi tes masuk, program ini juga diposisikan sebagai bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Kukar untuk menyiapkan SDM teknis unggul di berbagai bidang, seperti auditor, transportasi darat, laut, dan sungai.
“Program ini bukan sekadar persiapan kelulusan seleksi, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun karakter generasi muda Kukar yang tangguh, disiplin, dan siap mengabdi,” tutupnya. (Adv)





