TENGGARONG – Meski masih tergolong baru, cabang olahraga Woodball Woodball Woodball perlahan mulai mencuri perhatian di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Bukan hanya karena bentuk permainannya yang unik, tetapi juga karena prestasinya yang justru lebih dulu berbicara sebelum popularitasnya melejit.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa Woodball kini menjadi salah satu olahraga yang tengah dipromosikan secara serius oleh pemerintah daerah. Dispora melihat potensi besar olahraga ini untuk berkembang lebih cepat jika dikenalkan secara masif kepada generasi muda.
“Woodball ini memang salah satu cabang olahraga baru di Kutai Kartanegara. Saat ini kami bersama Pengkab masih memperkenalkannya ke masyarakat,” ujarnya.
Menariknya, meski baru diperkenalkan beberapa tahun terakhir, prestasi Woodball Kukar justru sudah menembus kompetisi Kalimantan Timur. Kukar berhasil masuk tiga besar, sebuah capaian yang menunjukkan bahwa potensi atletnya tidak bisa dianggap remeh.
“Prestasi Woodball Kukar di tingkat Kalimantan Timur sudah masuk tiga besar. Hanya saja, karena penyebarannya masih terbatas, kami berharap ke depan pembinaan Woodball bisa masuk ke sekolah-sekolah,” lanjut Aji Ali.
Dispora Kukar kini mengarahkan upaya pembinaannya ke sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA. Fokusnya jelas: memperluas penyebaran Woodball agar lebih banyak bibit atlet muda bermunculan.
Tak hanya fokus pada pembinaan, Dispora dan Pengkab Woodball juga memaksimalkan sarana yang ada. Atlet-atlet Woodball Kukar memanfaatkan berbagai lokasi latihan mulai dari lapangan mini soccer, halaman Kantor Bupati, hingga halaman Dispora Kukar.
Aji Ali memastikan bahwa promosi Woodball akan terus didorong, terutama untuk memperkuat pembinaan usia dini.
“Fokus utama kami adalah pembinaan usia dini. Dengan memperkenalkan Woodball di sekolah-sekolah, kami berharap olahraga ini bisa berkembang dan melahirkan bibit unggul baru di Kukar,” pungkasnya. (Adv)





