Hoki Kukar Jadi Mesin Penghasil Atlet Nasional, Dispora Perkuat Pembinaan Usia Dini di Sekolah

Oleh redaksi

pada Rabu, 12 November 2025

Atlet Hoki Kukar yang membela Timnas (Istimewa)

TENGGARONG — Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah penyumbang atlet nasional terbanyak di Kalimantan Timur (Kaltim). Kali ini, cabang olahraga hoki menjadi sorotan setelah lima hingga enam atlet asal Kukar resmi memperkuat Tim Nasional Hoki Indonesia.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para atlet maupun pengurus yang terus membuktikan kualitas pembinaan daerah.

“Kami sangat bangga, karena dari Kukar ada sekitar lima hingga enam atlet yang berhasil menembus Timnas Hoki. Ini menunjukkan bahwa pembinaan di daerah kita berjalan dengan baik, meski fasilitas masih terus kita tingkatkan,” ujarnya Rabu (12/11/2025).

Baca juga  Tiga Lokasi di Kukar Diusulkan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Menurut Aji, capaian tersebut menjadi bukti bahwa olahraga hoki di Kukar telah memiliki fondasi pembinaan yang kuat. Semangat para atlet yang berjuang di tengah keterbatasan fasilitas dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan standar pembinaan olahraga di seluruh cabang.

“Hoki ini luar biasa. Dengan semangat dan kebersamaan, mereka bisa bersaing di tingkat nasional. Ini menjadi cambuk bagi kami untuk lebih serius memperhatikan pembinaan di semua cabang olahraga,” tambahnya.

Tidak ingin berhenti pada prestasi hari ini, Dispora Kukar kini memperluas fokus ke pembinaan atlet masa depan melalui pendekatan “jemput bola” ke sekolah-sekolah. Program ini menjadi fondasi penting agar minat olahraga tumbuh sejak usia dini.

Baca juga  Bupati Kukar Serahkan Alsintan, Dorong Petani Milenial Kembangkan Pertanian Modern

“Kami tidak boleh puas dengan capaian saat ini. Pembinaan harus dilakukan dari bawah. Karena itu kami menggandeng pengurus cabang olahraga untuk turun langsung ke sekolah-sekolah, mulai dari SD, SMP, hingga SMA,” jelas Ali.

Saat ini, 16 cabang olahraga aktif terlibat dalam program pengenalan dan pelatihan dasar di sekolah. Dispora juga berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kukar untuk mengintegrasikan olahraga dengan kurikulum berbasis karakter dan potensi daerah.

“Usia SD dan SMP kami jadikan prioritas. Di masa itu fisik dan keterampilan siswa sedang berkembang pesat, jadi sangat tepat untuk menanamkan dasar-dasar olahraga,” tuturnya.

Baca juga  Baku Hantam Kembali Digelar, Dispora Kukar Dorong Fighter Lokal Tembus Ajang Nasional

Dengan kolaborasi lintas sektor dan pembinaan berjenjang, Kukar menargetkan lahirnya lebih banyak atlet yang siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Hoki dianggap sebagai contoh nyata bahwa kerja keras, pembinaan berkelanjutan, dan dukungan pemerintah dapat melahirkan talenta hebat.

“Kami ingin menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Hoki sudah memberi contoh nyata bahwa pembinaan yang konsisten bisa melahirkan atlet nasional. Semoga semangat ini menular ke cabang-cabang olahraga lainnya,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan: