Dispora Kukar Tetapkan Fokus Utama di 3 Sektor pada 2026

Oleh redaksi

pada Kamis, 13 November 2025

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni (Istimewa)

TENGGARONG — Tahun 2026 diproyeksikan menjadi momentum penting bagi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memperkuat peran strategisnya sebagai motor penggerak pembinaan pemuda, peningkatan prestasi olahraga, serta pengembangan sport tourism berbasis budaya lokal.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa arah kebijakan tahun 2026 tetap selaras dengan program tahun-tahun sebelumnya. Namun pada tahun mendatang, Dispora akan melakukan penguatan signifikan di tiga sektor prioritas: kualitas pemuda, pengembangan olahraga modern, dan revitalisasi olahraga tradisional.

“Prioritasnya kurang lebih sama dengan tahun-tahun lalu. Di bidang kepemudaan, kami tetap memprioritaskan pelatihan kewirausahaan, peningkatan minat berwirausaha, termasuk pelayanan Klinik WPM dan penyediaan peralatan tambahan bagi usaha pemuda,” jelasnya.

Baca juga  Street Run Ramadan Kukar Idaman Cup 2025 Kembali Hadir, Lebih Seru dengan Kategori Lari Baru

Dispora Kukar menargetkan tumbuhnya generasi muda yang mandiri secara ekonomi melalui pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, dan penyediaan peralatan untuk mendukung pengembangan usaha rintisan pemuda. Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) tetap menjadi layanan unggulan yang diperkuat secara kualitas dan jangkauan.

Dari sisi keolahragaan, Dispora Kukar menetapkan persiapan PORPROV 2026 dan Porprov Korpri sebagai agenda utama. Dukungan pembinaan atlet akan berjalan beriringan dengan penguatan sarana dan prasarana olahraga di bawah pengelolaan Pemkab maupun di desa dan kelurahan.

Baca juga  Lorong Pasar Ramadan Masjid Agung Tenggarong Masih Terbuka untuk Pedagang

“Kita menghadapi dua event besar pada 2026. Selain persiapan atlet, prioritas lainnya adalah melengkapi sarana dan prasarana olahraga, baik yang dikelola Pemkab maupun fasilitas di desa dan kelurahan yang membutuhkan intervensi perbaikan,” ujarnya.

Di sektor olahraga tradisional, Dispora menetapkan dua langkah strategis. Pertama, menyelenggarakan event olahraga tradisional secara terpusat di Pulau Kumala untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan yang menggabungkan budaya dan olahraga.

Baca juga  Stunting Terus Turun, DP2KB Kukar Incar Pembanguan Keluarga Tangguh di 2025

“Untuk olahraga tradisional, event-nya insyaallah kita prioritaskan di Pulau Kumala. Ini juga sebagai bentuk support terhadap keberadaan Pulau Kumala sebagai destinasi wisata,” jelasnya.

Langkah kedua adalah mendukung tumbuhnya industri olahraga lokal, termasuk usaha yang dikelola komunitas dan pelaku UMKM berbasis olahraga. Selain itu, Dispora tetap konsisten menjaga jalur pembinaan atlet muda melalui PPLP dan PPLP Pusat, sebagai pondasi mencetak prestasi sejak bangku pelajar.

“Ini sama seperti tahun ini, kita tetap memprioritaskan peningkatan prestasi melalui PPLP dan PPLP Pusat,” tutupnya. (Adv)

Bagikan: