URBANKALTIM.COM, SAMARINDA – Peluang Hendra untuk memimpin Karang Taruna Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) semakin terbuka lebar setelah proses penjaringan bakal calon berakhir tanpa pesaing.
Dari tahapan pendaftaran yang dibuka sejak Kamis (10/4/2026), hanya satu nama yang muncul dan mendaftar.
Kondisi ini menempatkan Hendra sebagai kandidat tunggal. Posisi tersebut membuat anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Partai Gerindra itu berada di atas angin jelang Temu Karya Daerah yang akan digelar dalam waktu dekat.
Meski hanya diikuti satu kandidat, panitia memastikan seluruh tahapan tetap berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Ketua Steering Committee PNKT, Benny Irwanto, menegaskan bahwa proses pendaftaran telah dibuka secara terbuka sejak awal dan memberikan kesempatan luas bagi calon lain untuk ikut serta.
“Pendaftaran sudah dibuka sejak 10 April 2026 dan hari ini resmi ditutup,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari seluruh tahapan yang berjalan, hanya satu kandidat yang memenuhi proses administrasi hingga batas akhir pendaftaran.
“Dari proses tersebut, hanya satu calon yang mendaftar, yaitu Saudara Hendra,” lanjut Benny.
Meski hanya diikuti satu kandidat, panitia tetap menjalankan proses seleksi secara menyeluruh.
Penilaian dilakukan terhadap berbagai aspek untuk memastikan kelayakan calon yang akan memimpin organisasi.
Sejumlah indikator menjadi pertimbangan, mulai dari latar belakang pendidikan, pengalaman organisasi, hingga rekam jejak dalam pemberdayaan pemuda.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas kepemimpinan Karang Taruna ke depan.
Sementara itu, Ketua Caretaker PNKT, Agus Maimun, menyampaikan bahwa tahapan berikutnya adalah pelaksanaan Temu Karya Daerah yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.
Ia memastikan seluruh proses telah melalui asistensi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi, guna menjaga transparansi dan akuntabilitas.
“Kami dari PNKT telah melakukan seluruh proses asistensi dengan berbagai stakeholders, termasuk pemerintah provinsi,” ujarnya.
Agus juga menekankan pentingnya kepemimpinan baru yang mampu menghadirkan inovasi serta memperkuat sinergi lintas daerah.
“Harapannya, ada inovasi program kerja, penguatan sinergi lintas daerah. Serta dorongan agar pemuda semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan,” lanjut Agus.
Di tengah minimnya kompetisi, Hendra memandang pencalonannya sebagai momentum untuk memperkuat konsolidasi pemuda di Kalimantan Timur.
Ia menilai Karang Taruna harus menjadi ruang bersama yang mampu menyatukan energi generasi muda dari berbagai daerah.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan hingga dirinya dapat maju sebagai kandidat tunggal dalam bursa pencalonan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan sehingga saya dapat mendaftarkan diri sebagai kandidat calon Ketua Karang Taruna tingkat Provinsi Kaltim,” ujar Hendra.
“Momentum ini juga bisa dimaknai sebagai konsolidasi bagi pemuda pemudi Kaltim dalam satu bingkai organisasi pemuda Karang Taruna,” tutupnya. (UK)





