F-15E AS Dipastikan Jatuh di Iran Usai Analisis Puing Pesawat

Oleh redaksi

pada Sabtu, 4 April 2026

Jet F-15. (Istimewa)

URBANKALTIM.COM – Sebuah jet tempur F-15E milik Amerika Serikat dipastikan jatuh di wilayah Iran setelah analisis terhadap puing pesawat yang beredar. Insiden ini menjadi yang pertama sejak konflik antara kedua negara memanas dalam beberapa pekan terakhir.

Konfirmasi ini menguat setelah sejumlah pejabat dari US military menyebut pesawat tersebut adalah F-15E. Sebelumnya, Iran sempat mengklaim pesawat yang ditembak adalah F-35.

Media pemerintah Iran lebih dulu merilis gambar puing pesawat. Salah satu bagian yang terlihat adalah ekor pesawat yang kemudian dianalisis oleh pengamat militer.

Baca juga  Austria Tolak Overflight Militer AS, Tegaskan Sikap Netral dalam Perang Iran

Analis dari Royal United Services Institute (RUSI), Justin Bronk menyebut bentuk puing tersebut sesuai dengan F-15E. Pesawat itu diketahui berasal dari skuadron 494 yang berbasis di Inggris.

“Adapun misi pencarian dan penyelamatan tempur sedang berlangsung,” ujarnya.

Di saat bersamaan, militer AS langsung bergerak melakukan pencarian terhadap awak pesawat. Operasi ini melibatkan pesawat dan helikopter khusus untuk misi penyelamatan tempur.

Baca juga  Harga Emas Antam Terjun Bebas, Penurunan Hari Ini Capai Rp50.000 per Gram

Rekaman yang beredar menunjukkan aktivitas pesawat C-130 dan helikopter HH-60 yang terlibat dalam operasi tersebut. Hal ini mengindikasikan adanya upaya serius untuk mengevakuasi awak.

Bronk menjelaskan penggunaan helikopter khusus menjadi tanda kuat bahwa misi penyelamatan sedang berlangsung di lapangan.

“Misi ini ditujukan untuk menemukan dan mengevakuasi kedua awak pesawat,” kata Bronk.

Baca juga  Harga Avtur Naik 72 Persen April 2026, Tarif Tiket Pesawat Domestik Ikut Naik

Dua awak F-15E diduga sempat melakukan pelontaran diri sebelum pesawat jatuh. Temuan kursi pelontar di lokasi juga menguatkan dugaan tersebut.

Namun hingga kini, belum ada kepastian apakah awak pesawat berhasil diselamatkan atau justru telah ditangkap pihak Iran.

Situasi semakin rumit setelah media Iran melaporkan klaim berbeda soal nasib pilot. Sebagian menyebut pilot tewas, sementara laporan lain menyebut telah diamankan. (UK)

Bagikan: