Ukraina Siap Bantu Buka Selat Hormuz di Tengah Konflik Timur Tengah

Oleh redaksi

pada Sabtu, 4 April 2026

Ukraina Siap Bantu Buka Selat Hormuz. (Istimewa)

URBANKALTIM.COM – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menyatakan Ukraina siap membantu membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz yang terganggu akibat konflik di Timur Tengah.

Pernyataan itu disampaikan Zelenskyy di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Namun hingga Jumat (3/4/2026), Ukraina belum menerima permintaan resmi untuk terlibat.

Baca juga  Blokade Selat Hormuz Dimulai, Amerika Serikat Siap Hancurkan Kapal Iran

Zelenskyy menegaskan pihaknya terbuka untuk berdiskusi dengan negara-negara terkait, termasuk Amerika Serikat dan kawasan Timur Tengah.

Ia menilai upaya membuka kembali jalur strategis tersebut bisa dilakukan melalui pendekatan bersama.

“Sinyal kami kepada Amerika Serikat dan negara-negara di Timur Tengah mengenai Selat Hormuz adalah bahwa kami terbuka untuk mendiskusikannya,” ujar Zelenskyy.

Baca juga  Diplomasi AS-Iran Buntu, Wakil Presiden AS, JD Vance Akui Tak Ada Titik Temu

Zelenskyy juga menyinggung pengalaman Ukraina dalam membuka jalur ekspor gandum di Laut Hitam. Ia menilai pendekatan serupa bisa diterapkan di Selat Hormuz.

Menurutnya, jalur diplomasi tetap bisa berjalan bersamaan dengan situasi konflik yang masih berlangsung.

“Perang dan negosiasi tentang pembukaan kembali Selat Hormuz dapat berjalan secara paralel,” kata Zelenskyy.

Selain jalur diplomasi, Zelenskyy juga membuka kemungkinan langkah militer sebagai opsi lain. Ia menyebut pengawalan kapal dan sistem pertahanan menjadi bagian dari skenario tersebut.

Baca juga  Bekali Pentingnya Manfaat Bambu, Otorita IKN Sampaikan Ini ke Masyarakat Sekitar

Pendekatan ini, menurutnya, pernah dilakukan Ukraina saat menjaga jalur ekspor di tengah konflik.

“Untuk mencapai hal tersebut akan diperlukan kapal pencegat, konvoi militer untuk mengawal kapal-kapal tersebut,” ujar Zelenskyy.

Bagikan: