Serangan Iran Meluas, Kuwait, Bahrain, dan UEA Jadi Target

Oleh redaksi

pada Senin, 6 April 2026

URBANKALTIM.COM – Serangan Iran ke kawasan Teluk kian meluas dengan menyasar sejumlah negara. Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab dilaporkan terdampak serangan yang memicu kebakaran di berbagai fasilitas penting pada Minggu (5/4/26).

Pemerintah Kuwait mengungkapkan serangan drone Iran merusak dua fasilitas pembangkit listrik dan instalasi desalinasi air. Kerusakan tersebut menyebabkan gangguan pada unit pembangkit listrik dan berpotensi memengaruhi pasokan energi.

Juru bicara Kementerian Listrik, Air, dan Energi Terbarukan Kuwait menyebut serangan itu menimbulkan kerusakan material serius. Selain pembangkit listrik, kebakaran juga terjadi di fasilitas minyak dan kompleks perkantoran pemerintah.

Baca juga  Harga Avtur Naik 72 Persen April 2026, Tarif Tiket Pesawat Domestik Ikut Naik

Kondisi ini menjadi perhatian karena sebagian besar kebutuhan air bersih Kuwait bergantung pada instalasi desalinasi. Gangguan pada fasilitas tersebut berisiko mengganggu pasokan air bagi masyarakat.

Meski demikian, hingga kini tidak ada laporan korban jiwa. Tim pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke area lain.

Media setempat juga menayangkan gambar puing-puing dan asap yang masih mengepul di lokasi kejadian. Proses penanganan terus dilakukan untuk meminimalkan dampak lebih lanjut.

Baca juga  Operasi Penyelamatan Pilot AS Berujung Serangan, Iran Klaim Hancurkan 3 Armada

Serangan juga dilaporkan terjadi di Bahrain. Fasilitas milik perusahaan energi menjadi sasaran drone yang memicu kebakaran di beberapa unit produksi.

Api berhasil dipadamkan setelah petugas turun ke lokasi. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penilaian terhadap tingkat kerusakan.

Di Uni Emirat Arab, kebakaran dilaporkan terjadi di fasilitas petrokimia akibat serpihan dari pencegatan serangan udara. Operasional di fasilitas tersebut langsung dihentikan sementara.

Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan melakukan evaluasi dampak kerusakan. Tidak ada korban jiwa dilaporkan dari insiden di kedua negara tersebut.

Baca juga  Gugur di Lebanon, Negara Janjikan Penghormatan Tertinggi untuk TNI

Serangan ini menambah ketegangan di kawasan Teluk yang sudah meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Negara-negara di kawasan kini menghadapi ancaman yang semakin luas.

Donald Trump sebelumnya memperingatkan kemungkinan eskalasi konflik jika tekanan terhadap Iran terus berlanjut. Situasi ini memicu kekhawatiran akan dampak yang lebih besar.

Sejumlah negara Teluk masih mengedepankan upaya deeskalasi dan dialog. Namun, serangan berulang membuat tekanan terhadap kebijakan tersebut semakin besar.

“Kerusakan material cukup besar terjadi akibat serangan ini,” ujar pejabat Kuwait. (UK)

Bagikan: