URBANKALTIM.COM – Ketidakpastian keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia FIFA 2026 berdampak langsung pada harga tiket pertandingan fase grup. Tiga laga awal tim berjuluk Team Melli tercatat masuk kategori termurah dibanding tim lain.
Harga tiket paling rendah bahkan berada di kisaran Rp3,6 juta hingga Rp3,7 juta. Angka ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan laga tim unggulan lain di turnamen yang sama.
Pantauan pada Jumat (24/4/2026) menunjukkan harga tiket tersebut beredar di platform penjualan pihak ketiga. Hal ini terjadi karena FIFA sudah tidak lagi menyediakan tiket resmi pada tahap ini.
Rendahnya harga tiket tidak lepas dari belum pastinya posisi Iran di turnamen. Kondisi ini membuat minat pasar belum sepenuhnya terbentuk, sehingga harga cenderung lebih terjangkau.
Pada laga pertama melawan Selandia Baru di SoFi Stadium, harga tiket dibuka dari sekitar Rp3,7 juta. Posisi kursi berada di tribun atas dengan sudut pandang menyeluruh ke lapangan.
Harga kemudian meningkat seiring kualitas posisi tempat duduk. Untuk tribun tengah, tiket berada di kisaran Rp7,5 juta hingga Rp10 juta.
Sementara kategori premium mencapai Rp150 juta hingga Rp248 juta. Tiket ini umumnya berada di area tengah tribun bawah dengan fasilitas tambahan.
Pertandingan melawan Belgia menjadi yang paling mahal. Tingginya harga dipicu oleh status Belgia sebagai salah satu tim kuat Eropa.
Harga tiket termurah laga ini sudah berada di kisaran Rp5 juta. Sementara kategori tertinggi menembus Rp421 juta untuk layanan VIP dengan fasilitas eksklusif.
Adapun pertandingan melawan Mesir di Lumen Field menjadi yang paling terjangkau.
Harga tiket dibuka dari Rp3.652.400 untuk posisi tribun atas di sudut stadion. Penonton tetap bisa menikmati jalannya pertandingan meski dari jarak yang cukup jauh.
Untuk kategori menengah, harga berkisar antara Rp7 juta hingga Rp11 juta. Sementara tiket premium berada di rentang Rp11 juta hingga Rp26 juta.
Kategori tertinggi mencapai Rp61 juta yang termasuk layanan hospitality. Selain posisi terbaik, penonton juga mendapat akses lounge dan fasilitas tambahan.
Situasi ini menunjukkan bahwa faktor non-teknis seperti kepastian tim juga memengaruhi dinamika harga tiket. Perbedaan banderol sangat ditentukan oleh posisi kursi dan kualitas pandangan ke lapangan. (UK)




