FIFA Respons Ancaman Pajak dan Biaya Tinggi di Piala Dunia 2026

Oleh redaksi

pada Senin, 27 April 2026

FIFA Piala Dunia 2026 (Istimewa)

URBANKALTIM.COM – FIFA mulai merespons kekhawatiran asosiasi sepak bola terkait tingginya biaya operasional dan beban pajak di Piala Dunia 2026. Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu dinilai berpotensi menimbulkan tekanan finansial bagi peserta.

Sejumlah asosiasi, terutama dari Eropa, menyoroti potensi lonjakan biaya selama turnamen berlangsung. Selain operasional, ketidakpastian aturan pajak di Amerika Serikat juga menjadi perhatian serius pada Senin (27/4/2026).

Perbedaan aturan pajak di tiap negara bagian di Amerika Serikat dinilai bisa menyulitkan tim peserta. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya beban pengeluaran yang tidak terduga.

Baca juga  Iran Terancam Mundur dari Piala Dunia 2026, Tunggu Keputusan FIFA

FIFA mengakui telah melakukan dialog dengan berbagai asosiasi sepak bola dunia. Langkah ini diambil untuk merespons kekhawatiran yang mulai mengemuka menjelang turnamen.

Dalam pembahasan tersebut, FIFA membuka kemungkinan penyesuaian kontribusi finansial bagi tim peserta. Upaya ini diharapkan bisa menekan dampak dari biaya operasional dan pajak yang tinggi.

“Menjelang pertemuan Dewan FIFA di Vancouver, Kanada, pada 28 April 2026, FIFA dapat mengonfirmasi mereka sedang berdiskusi dengan asosiasi di seluruh dunia untuk meningkatkan pendapatan yang tersedia,” ujar juru bicara FIFA.

Baca juga  Indonesia Masuk Survival Mode, Menteri Keuangan Ingatkan Kebijakan Harus Serius

“Ini termasuk usulan peningkatan kontribusi finansial untuk semua tim yang lolos ke Piala Dunia 2026 serta dana pengembangan bagi seluruh 211 asosiasi anggota,” lanjutnya.

Sebelumnya, FIFA telah menetapkan total hadiah sebesar 727 juta dolar AS untuk Piala Dunia 2026. Dari jumlah tersebut, tim juara akan menerima 50 juta dolar AS.

Meski menjadi rekor tertinggi dalam sejarah turnamen, angka tersebut dinilai belum cukup. Beberapa asosiasi menilai hadiah itu belum mampu menutup potensi lonjakan biaya.

Baca juga  Dari 32 ke 48 Tim, Peta Persaingan Piala Dunia 2026 Berubah Total

FIFA menilai edisi 2026 akan menjadi tonggak penting bagi kontribusi finansial sepak bola global. Organisasi ini juga menegaskan berada dalam kondisi keuangan yang kuat.

Keputusan final terkait peningkatan hadiah dan dukungan finansial akan dibahas dalam rapat Dewan FIFA di Vancouver. Hasilnya akan diumumkan setelah keputusan resmi diambil.

“Piala Dunia 2026 akan menjadi terobosan dalam hal kontribusi finansial bagi komunitas sepak bola global dan FIFA bangga berada dalam posisi keuangan terkuatnya untuk mendukung perkembangan sepak bola melalui program FIFA Forward,” ujar FIFA. (UK)

Bagikan: