Aul-Rendi Tinjau Tuah Himba dan Pasar Tangga Arung, Siapkan Lokasi Bioskop Pertama di Kukar

Oleh redaksi

pada Selasa, 1 Juli 2025

Suasan kunjunga Aul-Rendi ke Kawasan Tuah Himba (Istimewa)

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati Rendi Solihin bergerak cepat menindaklanjuti janji politik mereka. Hanya sepekan setelah dilantik, keduanya melakukan kunjungan lapangan perdana ke dua titik strategis di Kecamatan Tenggarong yang diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan bioskop pertama di Kota Raja, Selasa (1/7/2025).

Dua lokasi yang disasar adalah Pasar Tangga Arung di Jalan Danau Aji, Kelurahan Melayu, serta Kawasan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Tuah Himba di Kelurahan Timbau. Keduanya tengah dikembangkan dan menjadi prioritas Pemkab Kukar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis ekraf dan hiburan.

Baca juga  DPMD Kukar Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Desa Wisata yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan

“Kami sudah mengerucutkan dua opsi lokasi bioskop, antara Pasar Tangga Arung atau gedung Ekraf Tuah Himba,” ujar Aulia Rahman Basri di sela peninjauan.

Didampingi Sekretaris Kabupaten Kukar Sunggono serta sejumlah kepala OPD, Aul-Rendi meninjau progres fisik kedua lokasi sembari berdiskusi soal kelayakan teknis dan kemudahan akses. Mereka menekankan, kehadiran bioskop bukan sekadar hiburan, melainkan magnet baru bagi perputaran ekonomi lokal.

Baca juga  Hadapi Banjir, Pemkab Kukar Perkuat Koordinasi Jelang PSU 19 April

Aulia memastikan bioskop Kukar akan dirancang modern, ramah bagi semua kalangan, dan memberi ruang bagi keterlibatan UMKM. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat aktivitas publik yang menyatu dengan geliat pelaku ekonomi kreatif dan sektor pariwisata.

“Ini komitmen kami untuk menghadirkan ruang publik yang lengkap, dari hiburan hingga peluang usaha bagi UMKM. Kukar harus punya bioskop yang setara dengan kota besar,” tegasnya.

Baca juga  Diskop UKM Kukar Dorong Koperasi Disabilitas, Batik Lokal Siap Tembus Pasar Internasional

Saat ini Pemkab Kukar tengah menyusun studi teknis yang meliputi desain, anggaran, dan skema kerja sama dengan pihak ketiga. Aulia menekankan, pembangunan akan direncanakan secara matang agar tidak membebani anggaran daerah namun tetap memberi manfaat maksimal.

“Fokus kami pada perencanaan teknis dengan anggaran yang disesuaikan. Yang penting, Kukar memiliki bioskop representatif yang bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Aulia. (Adv)

Bagikan: