Padel Jadi Magnet Olahraga Baru, Dispora Kukar Dorong Investasi Lapangan dan Komunitas

Oleh redaksi

pada Minggu, 9 November 2025

Olahraga padel yang sedang ramai dimainkan (Istimewa)

TENGGARONG — Gelombang popularitas olahraga padel di Tenggarong melahirkan fenomena baru yang kini tidak hanya dipandang sebagai aktivitas rekreasi, tetapi juga potensi bisnis yang menjanjikan. Padel, perpaduan tenis dan squash yang tiba-tiba menjadi primadona di kalangan masyarakat, terutama anak muda urban yang mencari olahraga cepat, menyenangkan, dan penuh gaya.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) melihat tren ini sebagai momentum penting untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, mengatakan lonjakan peminat menunjukkan bahwa padel bukan sekadar tren musiman.

Baca juga  Dispar Kukar Perkuat Dukungan untuk Perkembangan Desa Wisata

“Kalau melihat antusias masyarakat, khususnya di Tenggarong, olahraga padel ini sangat diminati. Kami berharap ini bukan sekadar tren sesaat (FOMO), tetapi menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, Tenggarong hanya memiliki satu lapangan padel. Namun tingginya permintaan membuat jadwal penyewaan selalu penuh, bahkan dalam beberapa jam saja sudah habis dipesan. Kondisi ini dinilai menjadi sinyal kuat bagi dunia usaha untuk segera melihat padel sebagai ladang investasi.

“Kami berharap dunia usaha bisa menangkap peluang ini. Selain mendukung kesehatan masyarakat, pembangunan lapangan padel juga bisa menjadi sektor usaha baru yang menjanjikan,” jelas Dery.

Baca juga  Dispora Kukar Pastikan Lapangan Pemuda Kembali untuk SSB Setelah Pedagang Pindah

Menurutnya, tingginya biaya sewa saat ini disebabkan minimnya jumlah lapangan. Jika fasilitas bertambah, maka padel bisa berkembang menjadi olahraga masyarakat seperti bulu tangkis atau futsal.

Ia menambahkan bahwa banyak pemain padel di Tenggarong berasal dari latar belakang tenis, squash, dan pickleball. Mereka tertarik mencoba padel karena karakteristiknya yang menantang namun tetap ramah pemula.

“Dari pengamatan kami, sebagian besar yang bermain padel di Tenggarong merupakan atlet atau penghobi dari tenis, squash, maupun pickleball. Ini menunjukkan bahwa olahraga padel punya potensi besar untuk dikembangkan, bahkan bisa menjadi cabang olahraga prestasi di masa depan,” ungkapnya.

Baca juga  Riset Ekspedisi Patriot 2025 Ungkap Besarnya Potensi Pisang Grecek di Maloy–Kaliorang

Dispora Kukar menilai padel memiliki masa depan cerah di Kukar apabila sarana dan prasarana terus ditambah. Pemerintah siap memfasilitasi kolaborasi dengan pelaku usaha dan komunitas untuk memastikan olahraga ini tumbuh secara sehat dan inklusif.

“Kalau lapangannya semakin banyak, olahraga ini akan lebih mudah diakses dan bisa berkembang menjadi olahraga masyarakat. Kami di Dispora siap mendorong kolaborasi agar padel benar-benar bisa tumbuh di Kukar,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan: