Hari Pertama POPDA 2025, Renang Kukar Meledak dengan 4 Emas

Oleh redaksi

pada Selasa, 25 November 2025

Gelaran Cabor Renang di POPDA Kaltim 2025 (Istimewa)

TENGGARONG — Cabang olahraga renang Kutai Kartanegara (Kukar) langsung tancap gas pada hari pertama Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Timur 2025.

Bertanding di Kolam Renang Junjung Buyah, Tenggarong pada Selasa (25/11/2025), kontingen renang Kukar tampil eksplosif dengan memborong 4 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Hasil ini tidak hanya memposisikan Kukar sebagai kekuatan awal yang diperhitungkan, tetapi juga menegaskan bahwa regenerasi atlet renang Kukar kini memasuki fase matang.

Pelatih Akuatik Kukar, Andy Kusuma Putra, menyampaikan rasa syukur atas start impresif anak-anak asuhnya. Ia menyebut seluruh target hari pertama berjalan sesuai rencana.

Baca juga  Efisiensi Anggaran, Disdukcapil Kutim Tetap Jalankan Isbat Nikah Terpadu di Dua Kecamatan

“Persiapan kita sudah maksimal. Kita menurunkan 8 atlet putra dan 4 atlet putri. Alhamdulillah, dari penampilan di babak penyisihan tadi, semua masuk final. Target awal memang masuk final dulu, baru di sesi final mereka berjuang untuk medali,” ucapnya.
l

Andy menegaskan sejak awal pihaknya memasang target empat emas pada hari pertama dan capaian itu terlaksana sempurna.

Ia menilai para atlet tampil sangat stabil dari penyisihan hingga partai final. Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa pemusatan latihan berjalan dengan ritme yang tepat.

“Alhamdulillah tidak ada kendala. Kami mendapat support besar dari Akuatik Kukar dan Dispora sebagai fasilitator tempat latihan. Jadi kami tidak berjuang sendiri. Dukungan mereka sangat maksimal,” jelasnya.

Baca juga  Tingkatkan Pelayanan Dasar, Camat Sangatta Selatan Dorong Pembenahan Bangunan Posyandu

Ada cerita emosional di balik penampilan gemilang hari pertama. Ternyata bagi sejumlah atlet, POPDA 2025 merupakan penampilan terakhir mereka di level pelajar.

“Setelah ini mereka lulus dari jenjang SMA, jadi tidak bisa ikut POPDA lagi. Mungkin nanti bertarungnya di Porprov. Karena itu tahun ini adalah puncak karier mereka di level pelajar,” katanya.

Andy menerangkan bahwa komposisi atlet tahun ini jauh lebih matang daripada POPDA 2022.

“Di POPDA 2022, kita banyak menurunkan perenang muda yang masih SMP dan bertemu atlet-atlet SMA. Sekarang mereka sudah SMA, sudah di puncak masa pelajar mereka,” terangnya.

Baca juga  Ikawangi Kukar Rayakan HUT ke-30 dengan Hijaukan Embung Maluhu dan Pentaskan Seni Budaya Banyuwangi

Perubahan komposisi usia ini membuat persaingan di Kukar menjadi lebih kompetitif sekaligus memberi warna baru pada kekuatan renang daerah.

Meski tampil gemilang, Andy mengakui bahwa renang masih kalah populer dibanding olahraga permainan. Karena itu, prestasi POPDA 2025 diharapkan bisa memicu minat baru di tengah masyarakat.

“Peminat renang memang masih kurang dibanding olahraga permainan. Mudah-mudahan dengan hasil ini, renang semakin diminati dan bisa menambah jumlah atlet Kukar,” harapnya. (Adv)

Bagikan: