Borneo FC Panaskan Bursa Transfer, Marcos Astina Resmi Jadi Amunisi Baru

Oleh redaksi

pada Rabu, 24 Desember 2025

Rekrutan anyar Borneo FC, Marcos Astina. (Instagram/borneofc.id)

Urbankaltim.com, SAMARINDA – Jelang dibukanya jendela transfer putaran ke-2 BRI Super League 2025/2026 yang akan dimulai pada 10 Januari hingga 6 Februari 2026.

Puncak klasemen sementara, Borneo FC langsung tancap gas dengan mendatangkan amunisi anyar asal Argentina, Marcos Astina.

Rekrutan anyar ini diumumkan melalui laman resmi klub pada Minggu (21/12/2025) lalu.

Dilansir dari laman resmi klub, gelandang serang berusia 29 tahun ini diproyeksikan untuk menambah kedalaman skuad Pesut Etam dalam mengarungi putaran kedua BRI Super League.

Baca juga  Ujian Berat di Ternate, Borneo FC Siap Curi Poin di Markas Maluku United

Kehadiran Astina diharapkan dapat meningkatkan dimensi penyerangan Borneo FC, yang sejauh ini telah mencetak 27 gol dalam 15 pertandingan.

Kedatangan Astina sebelum putaran kedua dimulai juga diharapkan membuat dia dapat cepat beradaptasi dan menampilkan performa gemilang.

Sehingga dapat membantu mengangkat performa klub kebanggaan masyarakat Samarinda dalam berburu gelar juara BRI Super League.

Baca juga  Kuyang Disebut Muncul, Warga Graha Mandiri Samarinda Diliputi Ketakutan

Pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, mengungkapkan bahwa timnya bakal bergerak aktif pada bursa transfer paruh musim Super League.

Setelah mengamankan tanda tangan Marcos Astina, juru taktik asal Brasil itu juga mengisyaratkan bahwa Borneo FC masih akan mendatangkan amunisi tambahan.

“Ya benar, kita harus juga pintar mengendalikan keputusan, dua kaki harus pijak tanah, kita harus pintar juga karena ini terkait budget juga, pokoknya pilihan utama kita bagaimana bisa ambil pemain terbaik, ke depan kita lihat apakah mampu membawa beberapa pemain,” tutur Lefundes.

Baca juga  Terpeleset di Tangerang, Borneo FC Gagal Kunci Status Juara Paruh Musim

Lefundes menilai perekrutan pemain bakal membuat kedalaman skuad semakin terjaga.

Hal ini diperlukan untuk rotasi, maupun mengantisipasi adanya pemain utama yang mengalami cedera maupun akumulasi larangan bermain.

“Intinya tim harus konsisten, kita harus ambil yang terbaik,” imbuhnya. (UK)

Bagikan: