Pupuk Kaltim Salurkan Beasiswa PKTPP 2026 Senilai Rp4,6 Miliar untuk 50 Pelajar dan Mahasiswa

Oleh redaksi

pada Kamis, 6 Agustus 2026

Urban Kaltim – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Tahun ini, perusahaan menyalurkan Beasiswa Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan (PKTPP) 2026 kepada 50 penerima dari jenjang SD hingga perguruan tinggi dengan total nilai mencapai Rp4,6 miliar.

Program yang telah berjalan sejak 2008 tersebut menjadi salah satu bentuk investasi jangka panjang Pupuk Kaltim dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Program ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

VP TJSL Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, mengatakan sebanyak 213 peserta mengikuti proses seleksi beasiswa tahun ini. Setelah melalui tahapan seleksi berdasarkan prestasi akademik dan kondisi ekonomi keluarga, sebanyak 50 peserta ditetapkan sebagai penerima.

Para penerima terdiri atas 10 siswa SD, 10 siswa SMP, 10 siswa SMA, serta 20 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Para mahasiswa tersebut diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

“Proses seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel agar seluruh masyarakat memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan berkualitas,” ujar Rezha

Fasilitas Beasiswa Disesuaikan Jenjang Pendidikan

Baca juga  Seni Pertunjukan Jadi Sorotan di Pesta Laut Pesisir, Kukar Tampilkan Identitas Budaya yang Hidup

Rezha menjelaskan, fasilitas yang diberikan dalam program PKTPP disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing penerima.

Bagi siswa SD hingga SMA yang menempuh pendidikan di Yayasan Pupuk Kaltim (YPK), beasiswa mencakup pembebasan biaya pendidikan, perlengkapan sekolah, biaya transportasi, serta berbagai kebutuhan penunjang pendidikan lainnya.

Sementara bagi penerima dari jenjang perguruan tinggi, bantuan meliputi biaya kuliah, akomodasi, uang saku, hingga biaya penelitian dan wisuda.

“Hingga kini program PKTPP telah merealisasikan bantuan pendidikan senilai Rp39,3 miliar bagi 545 penerima manfaat. Ini menunjukkan komitmen perusahaan yang secara konsisten mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak di Kota Bontang,” ungkapnya.

Menurut Rezha, keberlanjutan program tersebut menjadi bagian dari upaya Pupuk Kaltim memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi hambatan bagi anak-anak berprestasi untuk melanjutkan pendidikan.

Pendidikan Jadi Investasi Jangka Panjang

Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Maslani, mengatakan pendidikan merupakan fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Karena itu, dukungan terhadap sektor pendidikan dipandang sebagai investasi strategis yang memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi penerima beasiswa, tetapi juga bagi pembangunan daerah dan bangsa.

“Pupuk Kaltim meyakini pembangunan industri harus berjalan beriringan dengan pembangunan manusia. Semangat ini mendasari program PKTPP untuk memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak dalam meraih cita-cita,” tutur Maslani.

Baca juga  Dispora Kukar Genjot Pembinaan Kepemimpinan Generasi Muda Untuk Berdaing di Level Nasional

Ia menilai kualitas SDM akan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global, termasuk transformasi industri dan pembangunan daerah.

Untuk itu, dunia usaha dinilai perlu mengambil peran aktif dalam menciptakan generasi yang adaptif, inovatif, serta memiliki karakter kuat.

“Beasiswa ini bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, melainkan bentuk kepercayaan bagi generasi muda agar terus belajar, berprestasi, dan kelak mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah maupun Indonesia,” ucapnya.

Pemkot Bontang Apresiasi Komitmen Pupuk Kaltim

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengapresiasi konsistensi Pupuk Kaltim dalam mendukung kemajuan pendidikan melalui program PKTPP.

Menurutnya, program tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas SDM. Upaya ini juga sejalan dengan visi Kota Bontang sebagai kota industri dan jasa yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kesiapan daerah sebagai mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Untuk mewujudkan visi tersebut, kita tidak cukup hanya membangun infrastruktur, tetapi juga manusia yang memiliki daya saing tinggi. Hal ini salah satunya dapat dicapai melalui pendidikan berkualitas bagi anak,” papar Agus Haris.

Baca juga  Harkitnas Jadi Titik Refleksi, Sekda Kukar Ajak Bangkit di Tengah Era Digital

Ia berharap program PKTPP dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak generasi muda Bontang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan berkualitas tanpa terkendala persoalan biaya.

Langkah tersebut, kata dia, merupakan bagian dari upaya bersama mencetak SDM unggul, memperkuat daya saing daerah, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Melalui program ini, kita sedang menanam benih masa depan demi mendorong kemajuan daerah. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang terus peduli terhadap kualitas pendidikan anak Bontang,” tambahnya.

Salah satu orang tua penerima beasiswa PKTPP 2026, Siti Samsiah, mengaku bersyukur atas bantuan pendidikan yang diterima anaknya.

Menurut Siti, beasiswa tersebut memberikan kepastian sekaligus meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Terlebih, anaknya mendapat fasilitas pendidikan di YPK yang selama ini dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan di Bontang.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pupuk Kaltim. Beasiswa ini menjadi harapan besar bagi keluarga kami untuk kelangsungan pendidikan anak. Semoga anak kami bisa belajar lebih giat, menyelesaikan pendidikannya, dan kelak menjadi orang yang bermanfaat di masyarakat,” ungkap Siti.

Bagikan: