Koperasi Jasa Bina Tani Jaya Bersama Andalkan Usaha Cuci Mobil untuk Dongkrak Pendapatan Anggota

Oleh redaksi

pada Rabu, 6 Agustus 2025

Usaha Cuci Mobil Koperasi Jasa Bina Tani Jaya Bersama (Istimewa)

TENGGARONG – Kreativitas koperasi dalam mengembangkan unit usaha terus bermunculan di Kutai Kartanegara (Kukar). Salah satunya adalah Koperasi Jasa Bina Tani Jaya Bersama di Desa Bukit Pariaman, Kecamatan Tenggarong Seberang, yang sukses menjalankan unit usaha pencucian mobil sebagai salah satu sumber pendapatan utama.

Ketua koperasi, Mujiati, menjelaskan bahwa usaha cuci mobil ini sudah berdiri sejak tahun 2017. Latar belakang berdirinya unit usaha ini berangkat dari kebutuhan masyarakat, khususnya para pemilik kendaraan, yang semakin meningkat seiring bertambahnya volume lalu lintas di Tenggarong Seberang.

“Kami lihat jalan-jalan di sini cukup ramai dan sering berdebu, apalagi saat musim kemarau. Jadi kendaraan cepat kotor, dan kebutuhan akan jasa pencucian otomatis tinggi. Dari situ kami sepakat mendirikan unit usaha cuci mobil ini,” jelas Mujiati.

Baca juga  Pembinaan Kedinasan Diperkuat, Dispora Kukar Sasar Pelajar di 20 Kecamatan

Meski awalnya hanya ide sederhana, unit usaha ini kini berkembang pesat dan menjadi tulang punggung koperasi. Dengan tarif Rp50 ribu per mobil, layanan pencucian mobil ini tidak hanya memberi keuntungan finansial, tetapi juga mengangkat nama koperasi di tengah masyarakat.

“Pencucian ini khusus mobil. Alhamdulillah, kini sudah menjadi unit usaha pokok yang kami miliki,” tambahnya.

Baca juga  Dispora Kukar Dorong Anak Muda Terjun ke UMKM Lewat Pekan Pesta Rasa

Mujiati menekankan bahwa usaha koperasi hanya bisa bertahan jika dikelola dengan baik. Oleh karena itu, pihaknya bersama anggota berkomitmen menjalankan usaha pencucian mobil ini secara terstruktur dan profesional.

“Usaha apa pun membutuhkan pengelola yang mampu menjalankan secara berkelanjutan. Jadi kami tidak hanya asal jalan, tetapi benar-benar mengatur manajemen agar unit usaha ini terus berkembang,” ujarnya.

Bagi Koperasi Bina Tani Jaya Bersama, keberadaan usaha cuci mobil bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga wadah pembelajaran bagi anggota koperasi. Mereka belajar mengelola usaha bersama, membangun kepercayaan konsumen, serta beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang terus berubah.

Baca juga  Air Bersih Jadi PR Besar Pesisir Anggana, Solusi Disesuaikan Karakter Tiap Desa

“Harapan kami, unit usaha ini terus berkembang progresif dan semakin dipercaya masyarakat. Kalau koperasi hidup, otomatis anggota juga merasakan manfaatnya,” tutur Mujiati.

Mujiati berharap keberhasilan unit usaha cuci mobil ini bisa menjadi inspirasi bagi koperasi lain di Kukar. Menurutnya, koperasi harus kreatif dalam membaca peluang pasar, tidak hanya bertumpu pada usaha konvensional.

“Kami ingin koperasi ini konsisten hidup. Kalau ada peluang lain yang bisa digarap, ke depan tidak menutup kemungkinan kami juga akan menambah unit usaha baru,” katanya. (Adv)

Bagikan: