SSB Jadi Ujung Tombak, Dispora Kukar Fokus Pemerataan Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Oleh redaksi

pada Sabtu, 15 November 2025

Aktifitas SSB di Kukar (Istimewa)

TENGGARONG — Di balik sorotan kompetisi besar dan gemerlap stadion, terdapat ratusan anak di desa-desa Kutai Kartanegara (Kukar) yang setiap sore berlari di lapangan seadanya, berharap suatu hari bisa menjadi pemain sepak bola andalan.

Mereka adalah bagian dari generasi muda yang dibina melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) wadah kecil namun penuh mimpi yang kini menjadi fokus penting Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar.

Dispora Kukar terus menguatkan perannya sebagai penggerak pembinaan olahraga usia dini. SSB menjadi garda terdepan dalam mencetak bibit atlet yang tangguh, sekaligus menjadi tempat di mana anak-anak belajar disiplin, kerja keras, dan sportivitas.

Baca juga  Roma Malau Ajak UMKM Transmigrasi Melangkah: “Produk Kita Harus Dikenal Orang Luar”

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa program pembinaan SSB merupakan bagian dari strategi besar pengembangan olahraga berprestasi di bawah payung Kukar Idaman Terbaik.

“Sejak tahun lalu kami sudah menyalurkan berbagai perlengkapan latihan seperti bola, alat latihan fisik, teknik, hingga seragam pemain. Ini bagian dari komitmen kami mendukung pembinaan atlet usia dini,” ujarnya.

Dispora Kukar tidak hanya menyalurkan bantuan kepada SSB besar yang sudah terdaftar. Lebih jauh, mereka juga menyasar SSB kecil dan mandiri yang lahir dari inisiatif masyarakat desa sering kali tanpa dukungan fasilitas memadai.

Baca juga  Camat Muara Badak Dorong Profesionalisme Pengelola Wisata, Fokus di Pantai Tanjung Limau

“Kami ingin pemerataan. Banyak SSB kecil di desa yang potensial, tapi belum punya akses ke fasilitas. Itu yang kami bantu agar mereka juga bisa berkembang,” imbuh Aji Ali.

Bantuan ini menjadi nafas baru bagi banyak pelatih dan anak-anak yang selama ini berlatih menggunakan sepatu bekas, bola yang sudah aus, atau kerucut latihan buatan dari botol plastik.

Selain perlengkapan, Dispora Kukar memberikan pelatihan metode pembinaan modern kepada para pelatih SSB.
Tujuannya, agar setiap pemain muda tumbuh sesuai standar pembinaan profesional, baik dari sisi teknik maupun karakter.

Baca juga  Wabup Kutim Ajak Ormas Tingkatkan Kapasitas Internal dan Integritas Moral

Aji Ali menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia dini tidak semata untuk menemukan talenta berbakat, tetapi juga membentuk generasi muda yang kuat secara mental.

“Kami berharap dari pembinaan ini lahir bibit unggul yang bisa mengharumkan nama Kukar, bahkan Indonesia, di masa depan,” ucapnya.

Dispora Kukar berencana terus melanjutkan program bantuan secara bertahap sesuai kebutuhan SSB di lapangan, mulai dari pelengkapan sarana latihan hingga penguatan kapasitas pelatih. (Adv)

Bagikan: