TENGGARONG — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) serius melakukan transformasi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal ini tampak dari keikutsertaan Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, dalam kegiatan Profiling ASN 2025 yang berlangsung di Gedung CAT BKPSDM Kukar, Senin (17/11/2025).
Langkah ini menandai keseriusan Dispora untuk memperkuat kualitas internal organisasi sebelum mendorong percepatan program kepemudaan dan olahraga pada 2025–2026.
Profiling ASN atau Pro ASN menjadi pintu masuk penerapan manajemen talenta nasional, sebuah kebijakan strategis yang mulai diwajibkan pemerintah pusat pada tahun depan.
Melalui profiling, setiap aparatur tanpa kecuali diukur potensi dan kompetensinya untuk memastikan penempatan jabatan yang tepat dan pengembangan karier yang lebih terarah.
Aji Ali Husni menyampaikan bahwa penyusunan profil talenta bukan hanya urusan administrasi, tetapi bagian dari transformasi besar-besaran dalam reformasi birokrasi.
Dispora, sebagai organisasi yang sangat dinamis dan dekat dengan ruang kreativitas anak muda, membutuhkan SDM yang gesit dan responsif.
“Profiling ini adalah bagian dari keharusan bagi kita sebagai pegawai negeri sipil. Baik pejabat pertama, administrator, maupun pelaksana, semuanya wajib mengikuti instruksi dari BKN,” sebut Aji Ali
“Tujuannya untuk mengisi data-data kepegawaian, data talenta, dan kompetensi yang dimiliki masing-masing ASN,” timpalnya.
Menurutnya, data talenta menjadi instrumen penting untuk merancang pembinaan pegawai yang lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Termasuk dalam ekosistem Dispora yang banyak menangani agenda olahraga prestasi, olahraga rekreasi, hingga pemberdayaan pemuda.
“Ini bukan sekadar pengisian data. Profiling menjadi bahan penilaian terhadap kemampuan pribadi masing-masing. Karena itu, kita wajib mengikutinya dan menunjukkan hasil terbaik dari diri kita sendiri,″ sambungnya.
Dispora Kukar menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program tersebut agar pelaksanaan manajemen talenta berjalan optimal.
Dengan pemetaan SDM yang lebih akurat, aparatur daerah diharapkan tampil semakin profesional, kompeten, dan mampu menghadapi tantangan layanan publik yang makin dinamis.
Program Profiling ASN di Kukar sendiri menjadi momentum penting bagi seluruh OPD untuk memastikan kesiapan reformasi birokrasi menuju standar nasional.
Dispora menyebut langkah ini sejalan dengan visi pembangunan SDM yang lebih unggul, terampil, dan berintegritas. (Adv)





