Dari BMX hingga Begasing, Kormi Kukar Bangun Ruang Ekspresi Olahraga Rekreasi

Oleh redaksi

pada Minggu, 9 November 2025

BMX yang merupakan bagian dari olhraga rekreasi masyarakt di Kukar (Istimewa)

TENGGARONG — Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperluas gerakan olahraga berbasis komunitas. Tahun ini, Kormi Kukar telah menaungi 32 Induk Organisasi (Inorga), mulai dari olahraga ekstrem, tradisional, hingga kebugaran, yang seluruhnya bergerak di bawah payung besar olahraga rekreasi.

Ketua Kormi Kukar, Lukman, menjelaskan bahwa Kormi bukan membina Cabang Olahraga (Cabor) seperti olahraga prestasi. Tetapi menaungi Inorga, yaitu organisasi olahraga berbasis komunitas yang dihimpun dalam beberapa kelompok Jenis Olahraga (Jenor).

“Pembagian Jenor dilakukan untuk mempermudah pembinaan dan pengembangan olahraga berbasis komunitas,” ujarnya.

Baca juga  Bupati Aulia Lantik Pejabat Fungsional, Tandai Transformasi Birokrasi Pemkab Kukar

Salah satu kelompok dengan peminat besar adalah Jenor olahraga ekstrem. Aktivitas seperti BMX, skateboard, panjat tebing, pukasta, hingga menembak semakin diminati generasi muda. Keberadaan komunitas-komunitas ini menciptakan ruang ekspresi positif sekaligus meminimalisasi aktivitas berisiko.

Tidak hanya ekstrem, Kormi Kukar juga menempatkan olahraga tradisional sebagai pilar penting pelestarian budaya lokal.

“Berbagai permainan seperti begasing, sumpit, dayung, belogo, engrang, lari balok, hingga ketapel dibina melalui sejumlah Inorga,” sebutnya.

Prestasi pun turut lahir dari pembinaan tersebut, salah satunya peringkat ketiga lomba engrang nasional di Lombok yang diraih atlet binaan Kormi.

Baca juga  Koperasi TKBM Kuala Samboja Makin Solid dan Diakui Nasional

Di sisi lain, kategori yang paling merata diikuti masyarakat adalah kelompok olahraga kebugaran dan senam. Kegiatan ini mudah diakses dan diminati berbagai usia.

“Beberapa organisasi seperti ASKI, ASIAPI, Jantung Sehat, dan Perwatusi rutin melaksanakan kegiatan senam dan kebugaran di ruang publik,” ujarnya.

Lukman menegaskan bahwa upaya pembinaan Kormi bukan berorientasi pada medali, melainkan pada pembentukan pola hidup sehat di tengah masyarakat. Melalui kegiatan rutin komunitas, olahraga dapat dijadikan bagian dari gaya hidup dan bukan sekadar agenda seremonial.

Baca juga  Bupati Kukar Aulia Rahman Basri Launching Koperasi Merah Putih

“Seluruh Inorga di Kukar kita dorong agar aktif membuat kegiatan yang dapat diikuti masyarakat luas. Prinsipnya sederhana: olahraga harus menjadi bagian dari gaya hidup,” jelasnya.

Program Kormi juga sejalan dengan gerakan nasional Germas, yang menekankan pentingnya aktivitas fisik sebagai kunci kesehatan masyarakat.

Dengan jumlah Inorga yang terus bertambah dan kegiatan yang semakin produktif, Kormi Kukar berharap olahraga rekreasi semakin mampu membangun kebugaran, kreativitas, serta kebersamaan di Kukar. (Adv)

Bagikan: