BI Siap Perkuat Koperasi Teluk Sangkima, Plt. Camat Sangatta Selatan: Peluang Besar untuk Ekonomi Masyarakat

Oleh redaksi

pada Rabu, 12 November 2025

Plt. Camat Sangatta Selatan, Rusmiati.(Istimewa)

SANGATTA – Upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Teluk Sangkima mendapatkan dorongan baru setelah Bank Indonesia (BI) menyatakan kesiapannya memberikan pembinaan langsung kepada koperasi di wilayah tersebut.

Selama ini, koperasi menjadi tumpuan banyak warga untuk menggerakkan usaha kecil dan sektor komoditas lokal, namun belum berkembang optimal akibat lemahnya tata kelola, minimnya pendampingan, serta terbatasnya kemampuan manajerial.

Kabar hadirnya BI disambut antusias sebagai peluang besar untuk memperkuat struktur ekonomi masyarakat dari level terbawah dan membuka jalan bagi peningkatan kapasitas usaha yang lebih profesional.

Plt. Camat Sangatta Selatan, Rusmiati, saat ditemui pada Rabu (12/11/2025) menilai, dukungan BI bukan sekadar program rutin, melainkan intervensi strategis yang sangat dibutuhkan oleh koperasi yang selama ini berjalan apa adanya tanpa sistem yang kuat.

Baca juga  Dispora Kukar Siapkan Strategi Baru Pembinaan Sekolah Kedinasan 2026

“Pembinaan ini penting karena banyak koperasi yang masih lemah dari sisi manajemen.

BI ingin memperkuat sistemnya dulu agar koperasi bisa tumbuh berkelanjutan,” jelasnya.

Menurut Rusmiati, BI tidak memberikan bantuan dana tunai, namun menawarkan pendampingan manajemen, analisis usaha, hingga penyusunan strategi pengembangan produk.

Pendekatan seperti ini dianggap lebih tepat untuk membangun pondasi kelembagaan koperasi sehingga siap menghadapi persaingan usaha dan kebutuhan pasar.

Ia mengungkapkan bahwa komunikasinya dengan BI berjalan positif.

Bahkan pihak BI telah menyatakan komitmennya untuk turun langsung ke desa guna menggali kebutuhan masyarakat dan menyusun pola pembinaan yang paling sesuai.

Baca juga  Kukar Luncurkan SPR, Langkah Awal Regenerasi Peternak Muda

“Pak Edi dari BI sudah menghubungi saya. InsyaAllah mereka akan datang langsung bertemu masyarakat untuk membicarakan skemanya,” ujarnya.

Selain koperasi, BI juga menaruh perhatian pada potensi komoditas lokal yang mulai berkembang, termasuk gaharu yang kini menarik minat pasar internasional seperti Arab Saudi.

Kehadiran petani seperti Sahlan yang siap memasok gaharu berkualitas dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat sektor ekonomi berbasis sumber daya alam.

Namun Rusmiati mengingatkan bahwa geliat ekonomi tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan infrastruktur dasar.

Hingga kini, sebagian wilayah Teluk Sangkima masih belum teraliri listrik akibat belum rampungnya izin kawasan untuk pemasangan jaringan PLN.

Baca juga  Kedang Ipil Kembangkan Wisata Budaya, Festival Nutuk Beham Didorong Jadi Agenda Pariwisata Andalan Kukar

“Masyarakat kita punya potensi besar. Tapi tanpa listrik, pengembangan ekonomi tetap akan terhambat,” katanya.

Ia menilai pembinaan dari BI akan menjadi fondasi kuat untuk membangun koperasi yang lebih profesional dan adaptif.

Banyak koperasi lokal sebenarnya memiliki pangsa pasar, tetapi gagal berkembang karena tidak memiliki manajemen yang terstruktur.

Rusmiati menegaskan bahwa kecamatan siap mendampingi seluruh proses pembinaan dan memastikan masyarakat memperoleh manfaat dari kolaborasi ini.

Ia optimistis bahwa langkah BI akan membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat Teluk Sangkima.

“Kami siap mendampingi. Semoga program ini benar-benar membawa kemajuan untuk masyarakat Teluk Sangkima,” pungkasnya. (adv)

Bagikan: