Samboja Siapkan Sentra UMKM Terpadu, Aset Daerah Disulap Jadi Magnet Ekonomi Baru

Oleh redaksi

pada Jumat, 8 Agustus 2025

Camat Samboja, Damsik. (Istimewa)

TENGGARONG – Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar) bersiap mengubah lahan aset daerah di Kuala Samboja menjadi sentra terpadu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini digadang sebagai motor penggerak ekonomi lokal sekaligus wajah baru kawasan pesisir Kukar.

Camat Samboja, Damsik, menyebut lahan yang telah disiapkan akan diolah menjadi pusat promosi produk lokal dengan konsep ruang publik terbuka. Selain menjadi etalase UMKM, kawasan ini juga dirancang sebagai tempat berkumpul dan berinteraksi warga.

Baca juga  PAD Masih 6,2 Persen, Bupati Aulia Akui Kukar Rawan Guncangan Harga Batu Bara

“Target kami bukan hanya membangun fisik, tapi menciptakan ikon baru Samboja yang menghidupkan ekonomi rakyat,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).

Inspirasi konsep ini datang dari keberhasilan Titik Nol Tenggarong yang menjadi magnet aktivitas ekonomi dan sosial. Dengan dukungan anggaran dan komitmen lintas OPD, Damsik optimistis sentra UMKM Samboja bisa menjadi pusat pertumbuhan baru.

Baca juga  Sumber Rejo Bidik Transformasi Lahan Eks Tambang Jadi Wisata Air dan Perkebunan Rakyat

Keberadaan sentra terpadu ini diyakini akan mempermudah pelaku usaha kecil meningkatkan kualitas, daya saing, dan jangkauan pasarnya. “Kami ingin pelaku UMKM di Samboja naik kelas, tidak hanya kuat di pasar lokal,” tambahnya.

Rencana ini sudah mendapat atensi dari Wakil Bupati Kukar dan diharapkan masuk prioritas pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kabupaten mendatang.

Baca juga  Kutim Kembangkan Industri Nanas Terintegrasi, Daun hingga Buah Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

“Kuala Samboja punya potensi besar. Sentra UMKM ini akan menjadi investasi jangka panjang bagi kemandirian ekonomi masyarakat,” tegas Damsik. (Adv)

Bagikan: