URBANKALTIM.COM, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan Kukar Land 2026 akan kembali digelar sebagai salah satu agenda penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata.
Event musik berskala nasional ini dijadwalkan berlangsung pada 5 Desember 2026 di Kecamatan Tenggarong, dan resmi masuk dalam kalender Kukar Kaya Festival.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menegaskan kepastian pelaksanaan Kukar Land, sekaligus menepis keraguan publik setelah agenda serupa sempat tertunda pada 2025 akibat penyesuaian kebijakan anggaran.
“Kukar Land sudah pasti kembali tahun ini. Anggarannya sudah kami siapkan,” ujar Rendi, Jumat (30/1/2026).
Rendi menekankan, event ini bukan sekadar panggung hiburan, tetapi juga memberi ruang bagi pelaku UMKM, sektor pariwisata, dan ekonomi kreatif untuk berpartisipasi langsung selama acara berlangsung. Dengan demikian, Kukar Land menjadi salah satu sarana untuk memutar roda ekonomi lokal di akhir tahun.
Pengalaman penyelenggaraan perdana pada 2023 menjadi pijakan kuat.
Saat itu, Kukar Land sukses menyedot antusiasme publik dengan menghadirkan musisi nasional lintas genre dan generasi, mulai dari Soneta Group (Rhoma Irama), Potret (Melly Goeslaw), Setia Band, Maliq & D’Essentials, Soegi Bornean, Tipe-X, Guyon Waton, Klub Dangdut Racun, hingga Kapital.
Tingginya animo masyarakat menjadikan Kukar Land salah satu event hiburan yang paling dinantikan di Kukar.
Bahkan pada 2025, rencana penyelenggaraan sempat bergulir melalui sayembara logo, sebelum akhirnya ditunda untuk menjaga fokus pembangunan daerah.
Meski APBD 2026 mengalami penyesuaian, Rendi menegaskan Kukar Land tidak akan menggeser prioritas pembangunan, dan pemerintah daerah tetap menjaga keseimbangan antara penguatan ekonomi, hiburan publik, serta pembangunan infrastruktur dan layanan dasar.
Sebagai penguatan agenda pariwisata, Pemkab Kukar juga merencanakan Festival Pesisir Nusantara di Kecamatan Samboja pada awal 2026.
Festival ini dirancang menghadirkan artis nasional guna memperluas dampak promosi wisata di wilayah pesisir Kukar.
Dengan kembalinya Kukar Land 2026, Pemkab Kukar menargetkan terbentuknya ekosistem event berkelanjutan yang tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat citra Kukar sebagai daerah kaya budaya dan kreativitas. (UK)





