Mahasiswa Unikarta Siap Aksi, Gratispol dan Tambang Ilegal Jadi Sorotan

Oleh redaksi

pada Senin, 20 April 2026

Pernyataan sikap Mahasiswa Unikarta untuk bergabung pada akasi besok (Istimewa)

URBANKALTIM.COM, TENGGARONG – Aliansi mahasiswa dari Universitas Kutai Kartanegara memastikan diri turun dalam aksi besar di Samarinda. Mereka menyoroti kebijakan Gratispol dan persoalan tambang ilegal sebagai isu utama.

Aksi dijadwalkan berlangsung Selasa (21/4/2026) dan menjadi bagian dari gerakan yang lebih luas di Kalimantan Timur. Ribuan massa dari berbagai daerah diperkirakan akan bergabung dalam demonstrasi tersebut.

Presiden Mahasiswa Unikarta, Zulkarnain menyebut pihaknya telah merampungkan konsolidasi internal. Dari hasil pendataan awal, sekitar 50 hingga 100 mahasiswa siap turun ke lapangan.

Baca juga  Prabowo Soroti Pengusaha Tambang Bandel yang Beroperasi Tanpa Izin Selama 8 Tahun

Ia menjelaskan, mahasiswa Kukar tidak hanya membawa tuntutan umum dari aliansi. Mereka juga menyiapkan isu spesifik daerah yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat.

Dua isu utama yang disorot adalah kebijakan Gratispol dan maraknya aktivitas tambang ilegal. Menurut Zulkarnain, kedua persoalan itu perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Untuk besok, estimasi paling sedikit 50 orang,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Selain itu, mahasiswa juga akan membawa tuntutan terkait evaluasi kinerja gubernur. Isu pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme turut menjadi bagian dari agenda aksi.

Baca juga  Seorang Petani Hilang Sejak 28 Januari, Tim SAR Sisir 138 Km² Hutan Marang Kayu

Dalam proses persiapan, mahasiswa juga menerima masukan dari berbagai elemen. Namun, arah gerakan tetap difokuskan pada substansi tuntutan.

Zulkarnain menegaskan bahwa aksi diharapkan berjalan tertib. Ia menyebut semua pihak tidak menginginkan adanya konflik selama demonstrasi berlangsung.

“Mereka tadi malam hanya memberikan saran dan masukan, agar teman-teman nantinya tetap fokus pada substansi saat aksi,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa organisasi masyarakat yang berkomunikasi dengan mahasiswa mendukung aksi damai. Kondusivitas menjadi perhatian penting dalam mobilisasi massa.

Massa dari Kukar direncanakan berkumpul di kampus sebelum berangkat menuju Samarinda. Perjalanan dijadwalkan dimulai sekitar pukul 09.00 WITA.

Baca juga  Sepanjang 2025, Tindak Pidana di Kukar Turun 6 Persen, Narkoba Ditekan hingga 20 Persen

Titik kumpul utama aksi berada di kawasan Islamic Center Samarinda. Dari lokasi tersebut, massa akan melakukan long march menuju DPRD Kalimantan Timur.

Setelah itu, aksi akan dilanjutkan ke kawasan Taman Samarinda sebagai titik lanjutan. Mobilisasi ini menjadi bagian dari konsolidasi besar yang digagas Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur.

“Teman-teman di Kukar lebih fokus pada kebijakan Gratispol, serta persoalan tambang ilegal,” tegasnya. (UK)

Bagikan: