Isak Tangis Keluarga Iringi Kedatangan Tiga Jenazah Prajurit TNI di Bandara

Oleh redaksi

pada Sabtu, 4 April 2026

Suasana kepulangan tiga jenazah TNI yang gugur dalam misi perdamaian. (Istimewa)

URBANKALTIM.COM, Jakarta – Isak tangis mengiringi kedatangan jenazah tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Suasana haru menyelimuti Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (4/4/26) petang.

Tiga peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih tiba sekitar pukul 18.25 WIB. Peti langsung dibawa ke ruang persemayaman yang telah disiapkan. Keluarga inti yang telah menunggu tak kuasa menahan duka.

Saat peti jenazah dibuka untuk prosesi penghormatan awal, keluarga dipersilakan mendekat. Orang tua dan istri prajurit tampak memeluk peti sambil menangis.

Baca juga  KPK Dalami Dugaan Pemerasan Bupati Tulungagung ke Camat dan Kepsek

Suasana semakin haru ketika seorang bayi yang digendong ikut berada di dekat peti. Tangis keluarga pecah dan memenuhi ruangan persemayaman.

Keluarga kemudian duduk di sisi peti jenazah. Mereka mendampingi prosesi sembari menunggu rangkaian berikutnya.

Tak lama berselang, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di lokasi. Ia langsung memberikan penghormatan di hadapan ketiga peti jenazah.

Setelah itu, Presiden menghampiri keluarga satu per satu. Ia menyalami dan berbincang singkat untuk memberikan penguatan di tengah suasana duka. Sejumlah pejabat tinggi negara pun turut hadir dalam prosesi tersebut. Di antaranya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Baca juga  Prabowo Soroti Pengusaha Tambang Bandel yang Beroperasi Tanpa Izin Selama 8 Tahun

Usai penghormatan, prosesi dilanjutkan dengan upacara militer. Jenazah kemudian diberangkatkan menuju daerah asal masing-masing.

Ketiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Mereka menjalankan tugas dalam misi perdamaian bersama United Nations Interim Force in Lebanon.

Sebelum dipulangkan ke Indonesia, penghormatan militer juga digelar di Beirut. Upacara berlangsung di hanggar Angkatan Udara Lebanon.

Baca juga  Panglima TNI Kenang Dedikasi Mayor Zulmi yang Gugur di Lebanon

Prosesi tersebut dipimpin Mayor Jenderal Diodato Abagnara. Perwakilan Indonesia dan komunitas internasional pun turut hadir.

Dalam upacara itu, peti jenazah diberi simbol kehormatan dari PBB. Penghormatan diberikan atas jasa para prajurit dalam menjaga perdamaian dunia. (UK)

Bagikan: