Meski Anggaran Ketat, Dispora Kukar Tetap Jalankan Pelatihan Lewat WPM

Oleh redaksi

pada Minggu, 2 November 2025

Pelatihan yang digelar Klinik WPM Kukar (Istimewa)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mempertegas komitmennya dalam menekan angka pengangguran pemuda dan menciptakan peluang ekonomi baru melalui penguatan program kewirausahaan. Meski kondisi fiskal daerah tengah diperketat, Pemkab tetap memastikan pembinaan generasi muda tidak terhenti, khususnya lewat Program Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM).

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa program WPM tetap berjalan dan bahkan dikembangkan lebih luas sebagai bagian dari Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik, yakni Kukar Siap Kerja.

“Tahun ini program WPM terus kami jalankan dan kembangkan. Kami berkomitmen agar pelatihan bagi pemuda Kukar tidak berhenti, karena ini bagian penting dari upaya menyiapkan generasi siap kerja,” ujarnya.

Baca juga  Rp1,3 Miliar dari Jemaat, Gereja Toraja Sangatta Tunjukkan Model Baru Pembangunan Berbasis Kebersamaan

Sejak diluncurkan pada periode sebelumnya, Klinik WPM telah menjadi wadah pembinaan kewirausahaan yang langsung menyasar kebutuhan pemuda di tingkat kecamatan. Ribuan peserta dari 20 kecamatan telah mengikuti berbagai pelatihan, mulai dari manajemen keuangan, digital marketing, hingga pelatihan barista yang tahun lalu mendapat sambutan luar biasa.

Aji menegaskan bahwa WPM tidak dirancang sebagai pelatihan satu kali tatap muka, tetapi sebagai sistem pembinaan berkelanjutan yang menyiapkan peserta benar-benar siap berwirausaha.

Baca juga  Gerakan Pangan Murah di Tenggarong Buktikan Kolaborasi Kuat Jaga Harga dan Ketahanan Pangan

“Pendekatan kami tidak berhenti di pelatihan. Kami dampingi mereka hingga bisa menjalankan usaha mandiri yang berdaya saing,” jelas Aji.

Selain pelatihan, peserta juga mendapatkan sesi konsultasi bisnis, kesempatan berbagi pengalaman dengan pelaku usaha, hingga pendampingan untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) dan akses ke Program Kredit Kukar Idaman.

Untuk memperkuat dampaknya, Dispora Kukar berkolaborasi dengan Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP). Melalui kerja sama ini, kegiatan klinik mencakup seminar kewirausahaan, pendampingan usaha, hingga program sertifikasi yang memperkuat kompetensi peserta.

Baca juga  Pantai Biru Desa Kersik Terus Dibenahi, Siap Dongkrak UMKM dan Pariwisata Lokal

Program ini sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia yang menjadi fokus Bupati Aulia Rahman Basri dan Wabup Rendi Solihin. Pemerintah daerah menargetkan tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif berbasis pemuda di seluruh kecamatan.

“Kami ingin Klinik WPM menjadi ruang strategis bagi pemuda Kukar untuk tumbuh menjadi wirausahawan muda yang kreatif, inovatif, dan mandiri secara ekonomi,” tegas Aji Ali. (Adv)

Bagikan: