Pekan Pesta Raya Rasa Jadi Laboratorium Kreativitas UMKM Muda Kukar

Oleh redaksi

pada Kamis, 20 November 2025

Suasana pembukaan Pekan Pesta Rasa (Istimewa)

TENGGARONG — Pekan Pesta Raya Rasa yang digelar di Taman Kota Raja Tenggarong, Rabu (19/11/2025), menjadi lebih dari sekadar festival kuliner. Ajang ini berubah menjadi ruang eksperimen bagi wirausaha muda untuk menguji kualitas produk, memperkenalkan brand, sekaligus membangun jejaring usaha.

Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para pelaku UMKM yang tampil dalam kegiatan tersebut. Ia menilai Pesta Rasa merupakan momentum penting untuk mengukur sejauh mana kreativitas anak muda dalam mengembangkan produk.

“Luar biasa malam ini. Banyak wirausaha muda yang tampil dengan produk unggulan. Ini bentuk konsistensi pemerintah dalam membina pelaku UMKM, khususnya generasi muda,” ujarnya.

Baca juga  Kutim Genjot Produksi Padi, Program OPLAH Jadi Penggerak Utama Swasembada

Dery mengatakan bahwa keberanian tampil secara langsung di tengah masyarakat menjadi pengalaman berharga bagi wirausaha pemula. Ajang seperti Pesta Rasa memberi kesempatan bagi mereka untuk mendapat penilaian langsung dari pengunjung serta membuka peluang kolaborasi.

“Teman-teman wirausaha muda harus sering tampil seperti ini agar semakin percaya diri dan mampu berinovasi,” katanya.

Pada sektor kuliner, Dery menekankan bahwa inovasi rasa, tampilan, dan kemasan harus terus berkembang. Ia menilai Pesta Rasa menjadi pemicu sehat bagi pelaku usaha agar produk mereka tidak stagnan.

Baca juga  Desa Sebelimbingan Ambil Bagian dalam Skema Karbon, Potensi Ekonomi dan Ekologi Jadi Daya Tarik

“Kalau hanya itu-itu saja, masyarakat bisa bosan. Lewat kegiatan ini, mereka terpacu untuk meningkatkan kualitas,” jelasnya.

Dispora Kukar juga mencatat bahwa wirausaha muda yang tergabung dalam Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) menunjukkan antusiasme tinggi dalam memanfaatkan kesempatan tampil.

Hingga 2025, sekitar 2.500 peserta telah mengikuti pembinaan WPM, angka yang menggambarkan betapa besar kebutuhan pemuda terhadap ruang ekspresi usaha.

Menurut Dery, pendampingan yang diberikan dalam program WPM bukan semata memberi fasilitas, tetapi mendorong pola pikir kreatif dan mandiri.

Baca juga  Kecamatan Tenggarong Seberang Pacu Regenerasi Petani Milenial, Siapkan Pertanian Masa Depan Kukar

“Kami memberikan keleluasaan agar mereka berinovasi… mereka semakin berkembang, baik dari sisi produk, kemasan, hingga pemasaran melalui media sosial,” ungkapnya.

Melalui Pesta Rasa dan berbagai program pendukung lainnya, Dispora Kukar berharap para wirausaha muda makin berani memasarkan produk, memperluas jaringan, dan meningkatkan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Melalui kegiatan Pesta Rasa dan berbagai program lain, kami berharap wirausaha muda terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan usaha,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan: