Dispora Kukar Jadikan Gowes Santai sebagai Gerakan Opahraga Kolektif di Ruang Publik

Oleh redaksi

pada Jumat, 28 November 2025

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni (Istimewa)

TENGGARONG — Aktivitas olahraga masyarakat di Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mendapat ruang besar lewat penyelenggaraan Gowes Santai (GWS) yang dihelat Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar pada Sabtu, 29 November 2025.

Namun lebih dari sekadar acara bersepeda, agenda ini dirancang sebagai gerakan kolektif untuk menghidupkan ruang kota dan membangun kebiasaan sehat di tengah masyarakat, terutama di Kota Tenggarong.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa GWS bukan agenda insidental.

Baca juga  Pendataan Anak Tidak Sekolah Masuk Struktur Program RT, Bupati Minta Pengawasan Diperketat

Kegiatan ini merupakan bagian dari kalender rutin bidang olahraga masyarakat yang dirancang untuk memastikan ruang publik Tenggarong selalu terisi aktivitas positif.

“Satu sisi untuk prestasi, satu sisi untuk masyarakat umum. Tujuannya agar semangat keolahragaan terus hidup di Kota Tenggarong,” ujarnya Jumat (28/11/2025).

Dispora menegaskan bahwa GWS kali ini bukan ajang kompetisi, melainkan ruang rekreasi yang bisa dinikmati siapa saja.

Pesertanya beragam, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat menjadi bagian dari olahraga masyarakat yang kita hadirkan di tengah masyarakat,” jelas Aji Ali.

Baca juga  Festival Mecaq Undat di Tukung Ritan, Bukti Desa Bisa Jadi Motor Pelestarian Budaya

Kegiatan gowes ini juga menjadi cara Dispora menjalankan imbauan Bupati Kukar agar masyarakat tetap menjaga kebugaran di tengah rutinitas padat.

Dispora bahkan memastikan aktivitas olahraga berlangsung setiap hari, Senin hingga Minggu, agar pilihan kegiatan semakin beragam.

Aji Ali mengajak seluruh warga Tenggarong untuk menjadikan kegiatan ini sebagai ajang kebersamaan sekaligus pemantik semangat berolahraga.

Baca juga  200 Pekerja Diduga Jadi Korban, Buruh Tambang di Kukar Ngaku Tak Digaji Lalu Di-PHK

“Kami imbau masyarakat Tenggarong, masyarakat Kota Raja, ayo ikut berpartisipasi,” tambahnya.

Meski bersifat santai, pelaksanaan tetap mengikuti standar keamanan. Induk cabang olahraga dilibatkan sebagai mitra disiplin teknis agar kegiatan berlangsung tertib.

Dengan titik start dan finish di halaman Kantor Camat Tenggarong, GWS dirancang ramah keluarga. Tidak ada batasan jenis sepeda yang digunakan.

Ali menegaskan bahwa konsep ini sengaja dibuat inklusif agar tidak ada warga yang merasa dibatasi.

“Asal sepeda, silakan ikut,” tegasnya. (Adv)

Bagikan: