SBY Titip Pesan ke Prajurit di Lebanon Jaga Diri Baik Baik

Oleh redaksi

pada Senin, 6 April 2026

URBANKALTIM.COM – Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pesan khusus kepada prajurit TNI yang tengah bertugas di Lebanon. Ia meminta seluruh personel untuk menjaga diri dengan baik di tengah situasi yang dinamis.

Pesan tersebut disampaikan melalui akun X miliknya pada Minggu (5/4/26). SBY menekankan bahwa keselamatan prajurit harus menjadi prioritas utama selama menjalankan misi.

Ia mengingatkan para prajurit bahwa keluarga di Tanah Air menanti kepulangan mereka. Karena itu, setiap tugas harus dijalankan dengan penuh kehati-hatian.

Sebagai sesepuh dan senior di lingkungan TNI, SBY merasa memiliki tanggung jawab moral. Ia mendorong prajurit tetap bersemangat dalam menjalankan tugas negara.

Baca juga  Rupiah Tertekan, Menkeu Tepis Isu Ekonomi RI Sedang Bermasalah

Menurut SBY, pengabdian para prajurit di Lebanon merupakan bagian dari misi mulia menjaga perdamaian dunia. Namun, ia tetap menekankan pentingnya menjaga keselamatan pribadi.

“Do your best dan jaga diri baik-baik. Keluarga yang mencintai kalian menunggu kehadiran kembali di Tanah Air,” tulis SBY.

Ia juga menyebut keterlibatan Indonesia di Lebanon bukan hal baru. SBY mengaku memiliki kedekatan emosional dengan misi tersebut sejak masa kepemimpinannya.

Baca juga  TMMD Ke-127 Kubar Dimulai, Jalan Perbatasan Disemen, Desa Disasar Jadi Lebih Mandiri

SBY mengenang awal pengiriman pasukan Indonesia ke Lebanon pada 2006. Saat itu konflik antara Israel dan Lebanon memicu krisis kemanusiaan yang cukup besar.

Ia kemudian mengusulkan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa agar Indonesia ikut terlibat dalam misi perdamaian. Usulan tersebut disampaikan setelah adanya dorongan untuk menghentikan konflik bersenjata.

Indonesia akhirnya mengirim satu batalion pasukan sebagai bagian dari misi penjaga perdamaian. Pengiriman dilakukan setelah gencatan senjata berhasil diwujudkan.

Dalam prosesnya, SBY bahkan menghubungi Presiden Prancis saat itu, Jacques Chirac. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pengadaan kendaraan tempur yang dibutuhkan pasukan Indonesia.

Baca juga  Iran Tolak Normalisasi Selat Hormuz Usai Konflik dengan AS dan Israel

Kontingen pertama berhasil diberangkatkan pada November 2006. Sejak saat itu, Indonesia rutin mengirim pasukan ke Lebanon.

Hingga 2026, tercatat sudah 19 kali kontingen Indonesia menjalankan tugas di wilayah tersebut. Masa penugasan rata-rata berlangsung selama satu tahun.

“Sebagai seorang sesepuh dan senior TNI, saya sampaikan kepada para prajurit Kontingen Garuda XXIII S yang masih berada di Lebanon untuk tetap bersemangat dalam mengemban tugas mulia,” tulis SBY. (UK)

Bagikan: