TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menegaskan komitmennya terhadap pembinaan generasi muda melalui Malam Anugerah Pemuda 2025, sebuah ajang apresiasi yang tidak hanya menyoroti prestasi individu, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan kepemudaan.
Acara bergengsi yang digelar oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar di Pendopo Odah Etam, Rabu (29/10/2025) malam itu dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, tokoh pemuda, hingga perwakilan organisasi kepemudaan yang menjadi mitra pembinaan di tingkat kabupaten.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk terus menumbuhkan semangat dan kreativitas generasi muda. Melalui ajang seperti ini, pemuda tidak hanya diberikan penghargaan, tetapi juga ruang untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi diri.
Ia mengapresiasi keberhasilan Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kukar yang baru-baru ini menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara pertama di tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan akan melaju ke tingkat nasional.
“Ini menjadi bukti bahwa pemuda Kukar tidak kalah dengan daerah lain. Mereka mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan luar biasa,” kata Aji Ali.
Dalam tiga tahun terakhir, lanjutnya, pemuda Kukar konsisten menunjukkan prestasi hingga level nasional. Pencapaian ini menjadi indikator bahwa daerah memiliki modal sosial dan intelektual yang kuat untuk melahirkan generasi pemimpin baru yang unggul.
Meski begitu, Aji tidak menutup mata terhadap sejumlah tantangan yang masih dihadapi, terutama dalam hal penguatan kepercayaan diri pemuda dan dukungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ia menegaskan bahwa pembinaan generasi muda tidak bisa dibebankan hanya kepada satu instansi, tetapi harus menjadi tanggung jawab kolektif seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.
“Keberhasilan pembinaan generasi muda ini harus menjadi tanggung jawab bersama. Anak-anak muda kita perlu didukung secara moral, keilmuan, dan kesempatan,” katanya.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Dispora Kukar berharap terbentuk jejaring kepemudaan yang lebih inklusif dan produktif. Dukungan pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku usaha diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang menumbuhkan kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan muda di Kutai Kartanegara.
Malam Anugerah Pemuda 2025 pun menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Ia menjelma menjadi titik awal perubahan arah pembinaan pemuda Kukar, dari penghargaan simbolik menuju pemberdayaan nyata dan regenerasi kepemimpinan daerah yang berkelanjutan. (Adv)





