TENGGARONG – Dalam beberapa tahun terakhir, nama pemuda Kutai Kartanegara (Kukar) terus mencuat di berbagai ajang provinsi hingga nasional. Prestasi demi prestasi yang diraih bukan hadir secara tiba-tiba, melainkan hasil dari proses kaderisasi yang dibangun secara serius oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pola pembinaan berjenjang yang diterapkan pemerintah daerah berjalan efektif.
“Sejak tahun 2022, 2023, hingga 2024, pemuda Kukar selalu berhasil mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional dan bahkan meraih juara pertama. Ini menunjukkan keberhasilan proses kaderisasi yang sudah berjalan baik,” ujarnya.
Dispora Kukar secara rutin menyelenggarakan berbagai event pemuda, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Pola ini memungkinkan bakat-bakat muda muncul secara alami, kemudian diarahkan agar siap berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Aji Ali menilai bahwa potensi besar sebenarnya sudah dimiliki oleh banyak anak muda Kukar. Tantangan terbesarnya adalah menyediakan ruang ekspresi dan membangun kepercayaan diri agar mereka berani tampil.
“Potensi itu sebenarnya sudah ada, tinggal bagaimana mereka diberi ruang dan kepercayaan untuk mengekspresikannya. Kemajuan ini tentu tak lepas dari dukungan semua pihak,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi berjenjang mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa. Dengan sinergi yang kuat, kesempatan bagi pemuda untuk berkembang akan semakin luas.
Meski bangga dengan capaian yang ada, Aji Ali mengingatkan bahwa prestasi tidak boleh membuat para pemuda terlena. Ia berharap mereka terus berlatih, memperluas jaringan, dan aktif berkolaborasi lintas bidang agar kontribusinya semakin terasa.
“Kembangkan terus bidang yang ditekuni, berinovasi, dan ajak pemuda lain untuk melakukan gerakan sosial dan kegiatan positif,” ujarnya.
Dispora Kukar menilai, ketika pemuda berprestasi kembali ke lingkungan masing-masing dan berbagi pengalaman, efeknya jauh lebih besar. Semangat keberhasilan akan menular ke generasi berikutnya dan memperkuat ekosistem kepemudaan di daerah.
Dengan konsistensi kaderisasi sejak 2022 hingga kini, pemerintah yakin Kukar akan terus melahirkan talenta-talenta pemuda yang tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga berkontribusi bagi pembangunan nasional. (Adv)





