Dispora Kukar Dorong Profesionalisasi Wasit, Sertifikasi Jadi Standar Baru Pengelolaan Pertandingan

Oleh redaksi

pada Jumat, 31 Oktober 2025

Pelatihan Lisensi Wasit C3 Nasional yang digelr benerapa waktu lalu (Urbankaltim)

TENGGARONG – Langkah serius Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam membangun olahraga sepak bola tidak hanya berfokus pada pemain dan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas wasit sebagai pengadil lapangan. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar kini mendorong pelatihan dan sertifikasi wasit sebagai standar baru dalam pengelolaan pertandingan di seluruh wilayah Kukar.

Langkah ini telah direalisasikan oleh Dispora Kukar bersama Asosiasi Sepakbopa Kabupaten (Askab) PSSI Kukar yang telah menggelar Pelatihan Lisensi Wasit C3 Nasional yang diikuti 40 peserta dari berbagai kecamatan di Kukar yang digelar pada 27 Oktober lalu.

Baca juga  Dispora Kukar Pastikan Lapangan Pemuda Kembali untuk SSB Setelah Pedagang Pindah

Pelatihan ini dianggap penting untuk menciptakan pertandingan yang lebih profesional, adil, dan sesuai regulasi resmi PSSI. Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa sertifikasi bukan hanya penambah wawasan, tetapi juga bukti kompetensi yang akan menentukan kualitas perwasitan di daerah.

“Harapan kami, setelah mereka disertifikasi dapat lebih banyak digunakan. Karena memang saat ini banyak sekali wasit dan hakim garis yang sudah dipercaya memimpin pertandingan dari teman-teman ASKAB PSSI Kukar,” ungkapnya.

Dispora Kukar menilai bahwa pengalaman saja tidak cukup untuk seorang wasit. Sepak bola terus berkembang, aturan diperbarui, dan tuntutan pertandingan semakin tinggi. Oleh karena itu, sertifikasi menjadi jalan untuk memastikan wasit benar-benar mengikuti perkembangan terbaru.

Baca juga  Wujudkan Layanan Kesehatan Ramah Disabilitas, Dinkes Kukar Fokus pada Pelatihan dan Pemerataan Terapis

“Agar mereka tidak hanya mengandalkan pengalaman. Kali ini, mereka disertifikasi dengan pengetahuan dan aturan baru yang bisa langsung diterapkan dalam pertandingan,” jelas Aji Ali.

Dengan sertifikasi, wasit tidak hanya memahami teknis peraturan, tetapi juga aspek etika, integritas, serta pengambilan keputusan yang objektif.

Aji Ali menegaskan bahwa kualitas pertandingan sangat bergantung pada integritas wasit. Pelatihan ini diharapkan memperkuat karakter dan profesionalisme mereka agar setiap pertandingan berlangsung adil.

Baca juga  Petani Kesulitan Air dan Akses Panen, Camat Sangatta Selatan Ajukan Program Revitalisasi

“Dengan adanya kepercayaan untuk memimpin pertandingan, kami berharap wasit bisa menjalankan tugas dengan jujur dan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Pelatihan ini sekaligus menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin menciptakan ekosistem sepak bola yang sehat dan bebas dari praktik yang merusak sportivitas.

Ke depan, Dispora Kukar berencana menjadikan pelatihan dan sertifikasi wasit sebagai agenda rutin, sehingga ketersediaan wasit berkualitas dapat terus terjaga dan merata di semua kecamatan.

Program ini juga diharapkan dapat mendukung ASKAB PSSI Kukar dalam meningkatkan standar kompetisi tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. (Adv)

Bagikan: