Dispora Kukar Genjot Fasilitas Olahraga Desa, Dorong Aktivitas Sosial dan Prestasi

Oleh redaksi

pada Selasa, 4 November 2025

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni (Istimewa)

TENGGARONG — Pembangunan desa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini memasuki babak baru. Tidak hanya terfokus pada perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase, pemerintah daerah mulai melihat fasilitas olahraga sebagai elemen strategis untuk memperkuat kohesi sosial dan membuka ruang pembinaan bakat di tingkat akar rumput.

Melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Pemkab Kukar mempercepat pengadaan dan renovasi sarana olahraga di berbagai kecamatan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menghadirkan ruang publik yang lebih inklusif bagi masyarakat desa.

Baca juga  Kukar Siapkan Fasilitas Akuatik Berstandar Tinggi, Kolam Renang Junjung Buyah Masuk Rencana Renovasi 2026

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa pembangunan fasilitas olahraga bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi sosial jangka panjang. “Kami ingin olahraga hadir tidak hanya di pusat kota. Warga desa juga berhak memiliki ruang bermain dan berlatih yang layak,” ujarnya.

Menurut Aji Ali, keberadaan lapangan sepak bola, gedung serbaguna, serta arena latihan atletik di desa mampu menghadirkan dampak berlapis. Selain memfasilitasi pembinaan atlet lokal, sarana tersebut juga menjadi ruang interaksi warga, memperkuat kebersamaan, sekaligus mendorong gaya hidup sehat di kalangan generasi muda.

Baca juga  Diskominfo Kukar Tetapkan Desa Batuah Ikut Lomba Statistik Nasional, Enam Desa Lain Masuk Program Pembinaan

Sejumlah fasilitas sudah rampung dibangun dan mulai dimanfaatkan masyarakat. Sementara lainnya tengah berjalan melalui pola kolaboratif yang melibatkan pemerintah desa, aparat kecamatan, serta dukungan dari legislatif DPRD Kukar.

“Ini bukan proyek satu arah. Kami libatkan semua unsur, agar pembangunan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan warga di tiap wilayah,” tegasnya.

Dispora Kukar juga menyiapkan penguatan pada sisi nonfisik, terutama peningkatan kualitas pelatih dan pengelola fasilitas olahraga di kecamatan. Aji Ali meyakini bahwa pembinaan atlet tidak akan berjalan maksimal tanpa manajemen sarana yang baik dan sumber daya manusia yang kompeten.

Baca juga  Aplikasi Ayo Pramuka Mulai Diterapkan di Kukar, Modernisasi Organisasi Jadi Fokus Utama

Dirinya optimistis bahwa investasi olahraga di desa akan menghasilkan manfaat besar dalam jangka panjang, baik dari sisi prestasi maupun pemberdayaan sosial.

“Olahraga di desa adalah titik awal lahirnya atlet hebat. Tapi lebih dari itu, ini juga soal membangun kebersamaan dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan: