TENGGARONG – Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Maluhu semakin terasa berkat berbagai program pemerintah yang menyasar langsung kebutuhan warga. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa modal, tetapi juga fasilitas dan pelatihan yang membantu usaha kecil berkembang.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, menyebut keberhasilan ini berdampak nyata pada peningkatan kegiatan ekonomi warga.
“Hampir seluruh program pemerintah berhasil memfasilitasi UMKM di sini (Kelurahan Maluhu, red) dengan baik,” ujarnya di Kantor Kelurahan Maluhu, Jumat (12/9/2025).
Ia menjelaskan, bantuan yang diterima warga cukup beragam. Salah satunya gerobak usaha dari BAZNAS Kukar sebanyak 10 unit dan Dinas Koperasi sebanyak 8 unit, yang kini digunakan untuk menggerakkan bisnis kuliner skala kecil.
Selain itu, bantuan modal dan peralatan usaha juga turut diberikan. Agar lebih berdaya saing, pemerintah melengkapi dukungan itu dengan berbagai pelatihan peningkatan keterampilan masyarakat.
“Ada pelatihan rias wajah, salon serta kerajinan tangan seperti membuat buket dari Dispora, yang saat ini diikuti oleh empat warga kami,” katanya.
UMKM di Maluhu mayoritas bergerak di sektor kuliner dan kerajinan tangan. Meskipun jumlah pastinya belum tercatat, sebagian besar pelaku usaha telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bukti legalitas.
Tri menambahkan, acara-acara yang rutin digelar di Maluhu juga membuka ruang baru bagi UMKM untuk berkembang. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan warga menjajakan produk sekaligus menambah penghasilan.
“Mereka juga terbantu dengan keberadaan acara-acara yang ada di Maluhu, sehingga mereka bisa berjualan dan mendapatkan rezeki dari situ. Keberhasilan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan warga Maluhu dalam memajukan ekonomi lokal,” pungkasnya. (Adv)





