Polda Kaltim Pastikan Jasad yang Ditemukan di Sungai Petek WNA Malaysia

Oleh redaksi

pada Selasa, 25 November 2025

Proses Efakuasi Jenazah WNA Malaysia yang ditemukan di Sungai Petek, Tabang (Istimewa)

BALIKPAPAN – Misteri jasad pria yang ditemukan mengapung di Sungai Petek, Kutai Kartanegara (Kukar), akhirnya terpecahkan setelah melalui serangkaian pemeriksaan forensik. Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Kaltim memastikan bahwa tubuh tersebut milik Wong Sie Tuong, warga Malaysia berusia 65 tahun yang sebelumnya hilang terseret derasnya arus sungai di Kecamatan Tabang.

Kepastian itu didapat setelah tim forensik RS Bhayangkara Balikpapan melakukan tahapan identifikasi intensif. Jasad diterima pada Senin pagi, sesaat setelah Unit Inafis Polres Kukar menyerahkannya dan memastikan seluruh proses awal di lokasi ditemukan telah terpenuhi. Jarak antara titik hilangnya korban dan lokasi temuan mencapai sekitar 15 kilometer.

Setelah jasad masuk ruang forensik, tim segera menjalankan protokol pemeriksaan lengkap: mulai dari proses autopsi, pengamatan detail ciri fisik, hingga pencocokan data antemortem yang diberikan keluarga. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan satu pun tanda kekerasan.

Baca juga  Penemuan 7 Potongan Tubuh Manusia Gegerkan Warga Samarinda, Korban Mutilasi Teridentifikasi Perempuan

Ia menyebut hasil autopsi sepenuhnya mendukung dugaan bahwa korban meninggal akibat terbawa arus banjir Sungai Petek. “Dokter forensik tidak menemukan indikasi kekerasan. Tidak ada unsur pidana,” tegas Kabid Dokkes Polda Kaltim, Kombes Pol Nelson Situmorang, Senin (24/11/2025) malam.

Sebagai WNA, proses identifikasi korban wajib mengikuti standar internasional Disaster Victim Identification (DVI). Empat anggota keluarga, dua putri dan dua putra datang langsung ke Balikpapan untuk menyerahkan data pembanding. Salah satu putranya yang berprofesi sebagai dokter juga ikut mengamati pemeriksaan dan memberikan keterangan medis tambahan.

Dari tubuh korban, tim forensik menemukan sejumlah ciri unik yang mempercepat proses identifikasi. Ada tahi lalat menonjol di daun telinga kiri bagian dalam, implan gigi palsu di rahang atas kanan premolar 14, serta deretan tanda tubuh lain seperti banyaknya tahi lalat di punggung dan tengkuk, serta bekas operasi di bahu kanan. Dua ciri paling kuat adalah tahi lalat khas dan implan gigi yang dipastikan identik dengan data antemortem keluarga.

Baca juga  Bupati Kukar Lantik PJ Kades Jonggon dan PAW Sejumlah Anggota BPD di Kukar

“Gigi palsu implant dan tahi lalat khas di daun telinga kiri menjadi penanda ilmiah yang tidak terbantahkan. Keduanya sesuai dengan data yang diberikan keluarga, sehingga kami menyimpulkan dengan kepastian penuh bahwa jenazah tersebut adalah Mr. Wong Sie Tuong,” ujar Kombes Nelson.

Penetapan identitas ini menguatkan kronologi awal yang menyebut Wong hanyut saat mobil Toyota Hilux yang ia kendarai terseret arus sungai yang meluap akibat hujan deras. Rekan-rekan korban yang berada di lokasi sempat berusaha menolong tetapi derasnya arus membuat Wong terpisah hingga akhirnya hilang.

Baca juga  Mobil Terbawa Arus, WNA Malaysia Hilang di Sungai Patek Tabang

Sementara itu, pihak keluarga yang hadir tampak berusaha tegar. Putra korban, Desmond, sempat membagikan percakapan terakhir dengan ayahnya sebelum kejadian. Dua putri korban pun tak mampu menyembunyikan kesedihan saat mendengar hasil identifikasi resmi.

Dengan identitas yang telah dipastikan, tahap lanjutan kini berfokus pada proses administrasi pemulangan jenazah ke Malaysia. Dokkes Polda Kaltim memastikan seluruh prosedur penanganan jasad WNA dilakukan sesuai standar internasional, termasuk koordinasi dengan kepolisian, pihak imigrasi, dan keluarga korban. (Red)

Bagikan: